Revitalisasi Pasar Hewan Aeng Sareh Tertunda, Pemkab Ajukan Bantuan ke Pemprov Jatim
Ach. Mukrim - Friday, 08 August 2025 | 11:35 AM


salsabilafm.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tengah merancang program revitalisasi besar-besaran terhadap Pasar Hewan Aeng Sareh yang berlokasi di Kecamatan Kota Sampang. Namun, rencana tersebut terpaksa tertunda akibat keterbatasan anggaran daerah.
Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang, Subairi, mengungkapkan, kebutuhan dana untuk proyek revitalisasi ini diperkirakan mencapai Rp 6 miliar.
"Kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan untuk membiayai proyek tersebut," ujarnya, Jum'at (8/8/2025).
Sebagai langkah alternatif, Pemkab Sampang telah mengajukan permohonan bantuan dana kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Subairi berharap, dukungan dari pemerintah provinsi dapat mendorong percepatan perbaikan fasilitas pasar yang dinilai sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi masyarakat lokal.
"Kami sudah ajukan permohonan ke provinsi. Besar harapan kami agar pemerintah provinsi memberikan perhatian, karena keberadaan pasar ini sangat penting untuk perekonomian lokal," tambahnya.
Menurutnya, pasar hewan Aeng Sareh bukan sekadar tempat transaksi jual beli sapi dan kambing, namun juga menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat kecil dan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup signifikan. Pada tahun 2024, pasar ini tercatat menyumbang PAD lebih dari Rp 332 juta.
Namun meski begitu, belum ada kepastian kapan revitalisasi pasar akan direalisasikan. "Bisa saja tahun ini, bisa juga tahun depan. Kami hanya bisa menunggu perkembangan," jelas Subairi.
Dia menambahkan, kondisi pasar yang semakin menua dan tidak lagi representatif dikhawatirkan akan berdampak pada kenyamanan pedagang maupun pembeli. Jika tidak segera ditangani, penurunan aktivitas ekonomi di pasar tersebut menjadi ancaman serius.
"Kalau terus dibiarkan, bukan tidak mungkin fungsi strategis pasar ini dalam menggerakkan ekonomi masyarakat akan terus melemah," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Persiapan Pengamanan Pilkades Sampang 2027, Polisi Petakan Wilayah Rawan
18 hours ago

Pilkades Sampang 2026 Dipastikan Tak Bisa Digelar, Ini Sebabnya
18 hours ago

508 Kendaraan Dinas di Bangkalan Tunggak Pajak, Nilai Total Rp113 Juta
20 hours ago

Pembangunan Kawasan Industri di Bangkalan Akan Dimulai Awal 2027
20 hours ago

Polresta Sumenep Siagakan 3 Posko Terpadu Bantu Pencarian Korban KM Virgo 8
20 hours ago

Disperta KP Sampang Mulai Data Petani untuk Alokasi Pupuk Bersubsidi 2027
20 hours ago

Sumur Bor 40 Meter di Sumenep Diduga Mengandung Gas
21 hours ago

KPK Sita Uang Ratusan Miliar dalam 20 Koper dari OTT ATR/BPN
21 hours ago

Musik Daul Pamekasan Ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia
21 hours ago

Kemenhaj Akan Verifikasi Ulang 3.000 Travel Umrah
21 hours ago




