Disdik Sampang Dorong Mutu Pendidikan Lewat Inovasi, Akui Kesejahteraan Guru Belum Ada Peningkatan
Ach. Mukrim - Wednesday, 06 May 2026 | 07:22 AM


salsabilafm.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai program inovasi. Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar sejumlah lomba, mulai dari inovasi guru, kepala sekolah, hingga pengawas.
Kepala Disdik Kabupaten Sampang, Nor Alam, menegaskan akan terus menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan di daerah yang dikenal sebagai tanah kelahiran Pangeran Trunojoyo tersebut. Hal itu diwujudkan melalui berbagai program inovatif yang melibatkan tenaga pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan.
Sejumlah lomba telah diselenggarakan sebagai bagian dari upaya tersebut, di antaranya lomba inovasi guru, inovasi kepala sekolah, serta inovasi pengawas. Nor Alam berharap berbagai terobosan ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas di setiap satuan pendidikan.
"Kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sampang dengan berbagai inovasi," katanya, Rabu (6/5/2026).
Nor Alam mengakui, kesejahteraan guru belum mengalami perubahan signifikan. Saat ini, peningkatan kesejahteraan masih bergantung pada tunjangan sertifikasi. Namun, pihaknya tengah mengupayakan solusi bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum lulus sertifikasi.
Dia berencana memberikan relaksasi berupa pembayaran melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Proses tersebut kini tinggal menunggu surat pengajuan dari Bupati ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Kesejahteraan guru masih tetap seperti sebelumnya, tidak ada tambahan, yaitu tetap di sertifikasi," jelasnya.
Selain itu, Disdik Sampang terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Program ini bersifat wajib bagi seluruh guru dan kepala sekolah yang telah bersertifikasi, dengan pelaksanaan minimal dua kali dalam satu semester.
"Setiap guru dan kepala sekolah yang sertifikasi wajib hukumnya untuk melaksanakan pengembangan diri melalui PKB," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

5 Caketum Sepakat AHWA, Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Tetap Diputuskan Lewat Voting
7 hours ago

Semarak HUT RI ke-81, JJS SDN Torjunan 3 Diikuti Ribuan Peserta
10 hours ago

Kotak Suara Usulan AHWA Dijaga Ketat, Tak Bisa Dibuka Kecuali Dipecah
10 hours ago

Mubes Warga NU 2026: Perkuat Jamaah, Kemandirian, dan Regenerasi Kepemimpinan
11 hours ago

Pemilihan Ketum PBNU: Tetap Mekanisme Lama atau Ahwa, Komisi Organisasi Belum Putuskan
7 hours ago

Sistem Pemilihan Ketum PBNU Berpotensi Berubah, Gus Ipul: Tergantung Keputusan Muktamar
7 hours ago

LPj PBNU 2021-2026 Diterima, Muktamar NU Lanjut Pembahasan Komisi
a day ago

Rumah Warga di Pamekasan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta
a day ago

Sidang Pleno Tatib Muktamar ke-35 NU Dimulai, Pemilihan Ketum PBNU Dibahas Usai Persidangan Komisi
a day ago

Kebakaran 4 Lokasi di Sampang dalam Sehari, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah dan Rumput
2 days ago





