Masuk Awal Musim Tanam, Petani di Pamekasan Mulai Mengolah Lahan Tembakau
Redaksi - Wednesday, 06 May 2026 | 07:27 AM


salsabilafm.com - Para petani di Kabupaten Pamekasan mulai mengolah lahan untuk menanam tembakau memasuki awal musim tanam tahun 2026.
Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pamekasan Samukrah mengatakan, meski sebagian besar wilayah mulai mengolah lahan, namun tingkat penanaman masih relatif kecil.
"Persiapan pengolahan lahan sudah dilakukan tinggal menunggu hujan agak reda untuk penanaman. Di samping itu masih ada yang kesulitan mendapatkan tenaga kerja," ucapnya, Rabu (6/5/2026).
Samukrah memprediksi modal tanam tembakau di awal musim cukup tinggi karena dipengaruhi sejumlah faktor. Di antaranya, harga bibit yang relatif tinggi, kenaikan ongkos tenaga kerja, dan tidak ada alokasi pupuk subsidi untuk tanaman tembakau.
Dia menyebut, saat ini harga bibit tembakau berkisar Rp70 ribu hingga Rp90 ribu per 1.000 batang. Sementara, untuk ongkos tenaga kerja naik sebesar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per orang per hari.
Karena itu dia menyarankan untuk menekan modal tanam tembakau, para petani bisa menyemai benih sendiri sesuai kebutuhan sekaligus dapat mengatur waktu tanam sesuai kondisi di lapangan. (*)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
6 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
6 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
6 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
7 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
10 hours ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
10 hours ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
10 hours ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
10 hours ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
10 hours ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
10 hours ago





