Senin, 27 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Ampas Demo PT Garam, Jalur Nasional Macet

Redaksi - Monday, 27 July 2026 | 08:28 AM

Background
 Ampas Demo PT Garam, Jalur  Nasional Macet
Demonstran di gudang dan terminal PT Garam, Camplong, Kabupaten Sampang (Badri/)

salsabilafm.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Aset Strategis (Ampas), menggelar aksi unjuk rasa di gudang dan terminal PT Garam, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Senin (27/7/2026). Massa menyuarakan tuntutan reformasi terhadap pengelolaan PT garam yang saat ini dinilai belum berpihak kepada masyarakat dan petani garam lokal.


Massa aksi membawa sembilan poin tuntutan. Di antaranya, mendesak reformasi tata kelola perusahaan, audit independen terhadap pengelolaan aset dan lahan, evaluasi jajaran direksi, hingga penguatan pengawasan internal dan eksternal.


Aksi tersebut hanya ditemui staf dan tidak ditemui langsung oleh pimpinan PT Garam. Manajemen beralasan keluar kota, padahal sebelumnya Ampas sudah menyurati PT Garam terkait adanya aksi demo tersebut. 




"Kami meminta direksi yang hadir. Kalau hanya staf yang menemui, kami tidak bisa menjamin aspirasi masyarakat benar-benar sampai kepada pengambil kebijakan. Kalau memang Dirut ke Jakarta, tinggal diberi tahu sebelumnya terkait adanya demo saat ini. Jadi ketika alasan ke jakarta, itu pecundang tidak menemui kami," teriak Agus, kordinator aksi.


Petugas kepolisian terlihat membentuk barikade di depan pintu masuk perusahaan. Tujuannya untuk mengantisipasi kemungkinan massa mencoba memasuki area PT Garam. Sementara, personel lalu lintas terus melakukan pengaturan kendaraan yang melintas di ruas Jalan Nasional Sampang-Pamekasan.




Akibat penyempitan akses jalan, arus kendaraan dari dua arah harus diberlakukan sistem buka-tutup sehingga hanya satu jalur yang dapat dilalui secara bergantian. Meski sempat terjadi antrean kendaraan, situasi lalu lintas masih dapat dikendalikan oleh petugas. (Bad)