Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
Redaksi - Thursday, 17 September 2026 | 05:04 AM


salsabilafm.com - Tim Pemkab Sumenep turun ke lokasi sumur bor yang mengeluarkan air bercampur lumpur dengan aroma gas di Desa Tamidung, Kecamatan Batang-batang.
Tim gabungan yang terdiri dari ESDA, Brida, dan Polsek Batang-batang telah mengambil sampel air sumur untuk diuji di laboratorium, memastikan kandungan air sumur tersebut.
"Sampel air sumur itu akan kami serahkan ke Dinas Lingkungan Hidup untuk diuji di laboratorium. Hasil uji lab itu diperlukan untuk melihat kandungan air sumur, serta layak tidaknya air sumur itu dikonsumsi," kata Plt Kepala Bagian Energi dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep, Moh. Helmi, Rabu (16/09/2026).
Sebelumnya, Asdino, warga Desa Tamidung, Kecamatan Batang-batang melakukan pengeboran sumur di tanah tegalan miliknya. Pengeboran itu dilakukan untuk mencari sumber air, mengingat warga desanya mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Namun, ketika kedalaman pengeboran mencapai 40 meter, keluar air bercampur lumpur dengan bau gas yang sangat menyengat. Bahkan ketika warga mencoba menyulut korek di dekat genangan air sumur, api langsing menyambar dengan ketinggian sekitar 2 meter.
"Saat ini sumur sudah ditutup sementara, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Aroma gas nya sudah mulai berkurang. Tidak sekuat di awal," ucap Helmi.
Dia meminta warga sekitar untuk sementara tidak menggunakan air sumur itu untuk konsumsi, sambil menunggu hasil uji laboratorium.
"Sedangkan untuk pemeriksaan kandungan gas di air sumur tersebut, merupakan kewenangan ESDA Provinsi Jawa Timur," pungkas dia. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
9 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
9 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
11 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
11 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
11 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
11 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
11 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





