Ratusan Mahasiswa UTM Datangi Kantor Pemkab Bangkalan, Tuntut Perlindungan Usai Kasus Pembegalan
Redaksi - Thursday, 29 October 2026 | 04:26 AM


salsabilafm.com - Ratusan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menggeruduk kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Rabu (28/10/2026). Massa aksi menuntut pemerintah dan penegak hukum setempat memberikan perlindungan dan rasa aman untuk mahasiswa dan masyarakat setelah adanya aksi dugaan pembegalan yang dialami dua mahasiswi UTM.
Koordinator aksi, Ahmad Naufal mengatakan, aksi tersebut dilakukan agar keamanan di Bangkalan bisa ditingkatkan. Apalagi Kabupaten paling barat di Pulau Madura itu dalam waktu dekat akan didirikan banyak industri.
Dalam aksi tersebut, pihaknya juga membawa delapan tuntutan. Di antaranya, meminta agar pemerintah dan pihak keamanan kembali mengaktifkan pos keamanan di sekitar kampus dan wilayah rawan.
"Kami meminta agar keamanan bisa lebih ditingkatkan, seperti pos-pos keamanan diaktifkan dan ditambah lagi dan pengawasan dan patroli rutin diperketat. Juga penambahan personel supaya bisa maksimal," ucapnya.
Untuk mendukung peningkatan keamanan, massa meminta agar pemerintah juga menambah anggaran Penerangan Jalan Umum (PJU) sehingga area sekitar UTM dan jalan rawan tidak gelap. Sebab, kondisi jalan yang gelap bisa dimanfaatkan oleh para pelaku tindak kriminal untuk mencari sasaran.
"Kami juga meminta agar dilakukan normalisasi drainase. Setiap musim hujan, di jalan menuju kampus banjir dan itu sampai masuk ke rumah-rumah warga dan kos," katanya.
Massa mahasiswa juga meminta agar titik-titik rawan tindak kriminal juga bisa dipasangi kamera pengawas. Sehingga, saat aksi kriminal terjadi polisi lebih mudah menangkap pelaku.
"Kami juga meminta agar narkoba bisa ditangani sampai ke bandar, jangan hanya pengedar kecil. Selain itu masalah pengolahan sampah dan juga masalah BBM," tegasnya.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim mengatakan, permasalahan drainase di jalan sekitar UTM telah dianggarkan tahun ini. Rencananya, perbaikan akan mulai dilakukan pada bulan November.
"Kita sudah anggarkan perbaikan jalan dan drainase di Jalan Telang ke Labang dan Labang ke Sukolilo. InsyaAllah bulan November nanti dikerjakan," ungkapnya.
Selain itu, terkait PJU dan kamera pengawas pihaknya mengaku akan melakukan penambahan unit untuk mendukung kemananan masyarakat.
Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo mengatakan, pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan penjagaan di pos-pos di sekitar UTM dan beberapa titik rawan.
"Kami juga melakukan patroli untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat sehingga bisa mencegah hal-hal yang menggangu kamtibmas," pungkas Wibowo. (*)
Next News

Bupati Sampang Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
7 hours ago

Mobil Terbakar di Pintu Keluar SPBU Pamekasan, Warga: Ada Jeriken Isi BBM
7 hours ago

Identitas Pria yang Ditemukan Meninggal di Bukit Plakpak Pamekasan Terungkap
7 hours ago

Pemerintah Sebut Aspirasi Mahasiswa pada Demonstrasi 28 Oktober Jadi Prioritas Kebijakan
7 hours ago

Kejari Periksa Eks Pj Bupati Sampang dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek SMP
a day ago

Satreskrim Polres Sampang Ingatkan Ancaman 6 Tahun Penjara bagi Penyalahgunaan BBM Subsidi
a day ago

Pj Sekda Sampang Minta Penerima BLT DBHCHT Tak Asal Viralkan Kendala di Medsos
a day ago

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib 2027, Disdik Sumenep Siapkan Buku untuk Siswa SD
a day ago

Mahasiswi UTM Bangkalan Nyaris Jadi Korban Begal, Lengan Luka Gores Terkena Celurit
a day ago

Bupati Sampang: Regulasi Soal Penanganan Korban Kekerasan Seksual Adalah Kebutuhan Mendesak
a day ago



