Bupati Sampang: Regulasi Soal Penanganan Korban Kekerasan Seksual Adalah Kebutuhan Mendesak
Redaksi - Wednesday, 28 October 2026 | 06:54 AM


salsabilafm.com – Bupati Sampang, Slamet Junaidi, menilai kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius. Menurut dia, dibutuhkan penanganan secara menyeluruh untuk menangani masalah tersebut.
Hal itu ditegaskan Slamet Junaidi saat menyampaikan pandangan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan, Penanganan, Perlindungan dan Pemulihan Korban Kekerasan Seksual di rapat paripurna DPRD Sampang, Rabu (28/10/2026).
"Pemerintah Daerah memandang bahwa kehadiran regulasi ini adalah kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda lagi," ujarnya.
Slamet Junaidi mengungkapkan, berdasarkan catatan Dinsos P3A Sampang, terdapat 65 kasus kekerasan pada 2022–2023, terdiri dari 34 kasus pada 2022 dan 31 kasus pada 2023. Sementara pada kurun 2023–2024, kasus kekerasan yang tercatat tidak kurang dari 60.
"Angka tersebut tentu baru mencerminkan laporan yang tercatat secara administratif, sementara potensi adanya kasus-kasus yang tidak terlaporkan patut menjadi keprihatinan bersama," tegasnya.
Menurut Slamet, persoalan kekerasan seksual masih kerap dilakukan oleh anak di bawah umur sebagai pelaku. Karenanya, diperlukan campur tangan hukum dan sistem penanganan secara menyeluruh.
"Perlindungan hukum tidak hanya ditujukan bagi perempuan dan anak sebagai kelompok mayoritas rentan, namun juga wajib menjamin keadilan bagi setiap individu, termasuk laki-laki dan kelompok dewasa yang menjadi korban," katanya.
Slamet menegaskan, keberhasilan penerapan Raperda tersebut bergantung pada sinergi antar lembaga, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan masyarakat.
"Empat pilar utama yang termuat dalam rancangan ini, yaitu pencegahan, penanganan, perlindungan, dan pemulihan, membutuhkan keterpaduan kerja sama yang erat," pungkasnya. (Badri)
Next News

Kejari Periksa Eks Pj Bupati Sampang dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek SMP
17 hours ago

Satreskrim Polres Sampang Ingatkan Ancaman 6 Tahun Penjara bagi Penyalahgunaan BBM Subsidi
17 hours ago

Pj Sekda Sampang Minta Penerima BLT DBHCHT Tak Asal Viralkan Kendala di Medsos
17 hours ago

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib 2027, Disdik Sumenep Siapkan Buku untuk Siswa SD
17 hours ago

Mahasiswi UTM Bangkalan Nyaris Jadi Korban Begal, Lengan Luka Gores Terkena Celurit
17 hours ago

Sampang Diguyur Hujan, BPBD Sebut Dampak Kekeringan Berlanjut hingga Desember
20 hours ago

BPBD Sampang Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem di Akhir November hingga Desember
20 hours ago

Investor AS Siapkan Investasi Rp8,3 Triliun di Batam
20 hours ago

Ungkap 4 Kasus, Ditpolairud Polda Jatim Amankan Satwa Dilindungi hingga 1.000 Liter Solar
20 hours ago

Petani Pamekasan Temukan Mayat Membusuk di Semak-semak
2 days ago





