Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Gelar Tahlil 7 Hari Wafat KH Syukron Makmun
Redaksi - Saturday, 24 October 2026 | 09:27 AM
salsabilafm.com - Dalam rangka memperingati 7 hari wafatnya KH Syukron Makmun, Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta, Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk Sampang, menggelar tahlil bersama, Sabtu, (24/10/2026) bakda Magrib. Kegiatan tersebut bertempat di komplek Ponpes Assirojiyyah, Jl. Pemuda 52C, Kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang.
Tahlil dihadiri oleh Pengasuh Ponpes Assirojiyyah, KH Athoulloh Bushiri, Keluarga besar pesantren, Alumni, Simpatisan, serta ribuan santri. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendoakan almarhum KH Syukron Makmun, serta mengenang perjuangan dan keteladanan yang ditinggalkannya di Ponpes Assirojiyyah.
Dalam sambutannya, Pengasuh Pondok Pesantren Assirojiyyah KH. Athoulloh menyampaikan terimakasih terhadap semua pihak yang telah hadir dalam tahlil bersama untuk memperingati 7 hari wafatnya Kiai Syukron Makmun.
Kiai Athoulloh juga mengenang Almarhum sebagai publik figur yang istiqamah dalam mengisi haflatul imtihan di Ponpes Assirojiyyah setiap tahun. Bahkan kehadirannya sudah berlangsung mulai dari tahun 1982.
"KH. Syukron Makmun itu sudah mengisi haflatul imtihan di PP Assirojiyyah mulai dari tahun 1982, yaitu mulai dari awalnya peresmian Gedung Aula ini," kenangnya.
Menurutnya Kiai Atho', sapaannya, Kiai Syukron Makmun memiliki kedekatan istimewa dengan PP Assirojiyyah, bahkan sejak pandemi Covid 19, almarhum kerap menggunakan kendaraan sendiri hanya untuk menghadiri Haflatul imtihan Ponpes Assirojiyyah.
Kiai Atho' juga mengungkapkan sejarah perjalanan dakwah Kiai Syukron tidak hanya di Indonesia saja, namun juga sering mengisi acara di luar negeri.
"Kiai Syukron itu kalau diukur dari kelas ceramah bukan hanya kelas di Indonesia, namun Thailand, Malaysia, Singapura, sampai di Brunai Darussalam. Jadi Kiai Syukron itu sudah kelas Asia hingga mendunia, karena sampai orang Amerika mengakui akan keilmuannya Kiai Syukron Makmun," ungkapnya.
Dakwah Kiai Syukron Makmun, kata Kiai Atho' turut melahirkan banyak santri dan alumni Darul Rahman yang tersebar di berbagai negara termasuk Singapura dan Thailand.
Kiai menerangkan, Ponpes Assirojiyyah merupakan tempat yang istimewa bagi Kiai Syukron Makmun. Hal itu dilihat saat almarhum harus memilih di antara dua agenda acara yang berlangsung bersamaan, namun tetap memprioritaskan hadir di Ponpes Assirojiyyah.
"Bahkan, pernah satu waktu (bentrok) dengan acara di Cirebon. Namun, Kiai Syukron tetap memilih Assirojiyyah. Wah, Cirebon saya gak bisa, ini ke Madura, ke Sampang, ini Assirojiyyah," tutur Kiai Atho' mengingat cerita Kiai Syukron.
Kiai Atho' berharap kegiatan tahlil hari ke-7 wafatnya KH Syukron Makmun, dapat menjadi keberkahan bagi para santri, alumni, serta simpatisan dan seluruh umat Islam di Indonesia.
"Mudah-mudahan kita semua mendapatkan barokah tahlil Kiai Syukron ini, sehingga kita semua dijadikan pejuang dalam membela agama Alloh, menunjukkan lii'la'i kalimatillah, dan menjunjung tinggi kalimat lailahailallah. Dan kita semua dijadikan orang yang Shaleh dan Shalehah untuk memperjuangkan agama Alloh sampai akhir zaman, sampai titik penghabisan," pungkasnya.
Berikut profil singkat KH Syukron Makmun yang wafat pada Minggu, (18/10/2026):
* Pengasuh sekaligus Pendiri Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta (sejak tahun 1975 hingga wafatnya pada Oktober 2026),
* Direktur Lembaga Pendidikan Daarul Maarif, Jakarta
* Ketua Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) pada tahun 1956.
* Ketua Umum Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU).
* Wakil Ketua Rabithah Ma'ahid al-Islamiyah (RMI NU / Asosiasi Pondok Pesantren NU).
* Sesepuh Forum Ulama dan Habaib Betawi (FUHAB). (Badri)
Next News

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Galis Bangkalan
6 hours ago

Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ringkus 9 Tersangka
6 hours ago

Kuota Solar Habis, SPBU di Pamekasan Terapkan Sistem Buka-Tutup
6 hours ago

2 Pegawai SPPG Sumenep Diciduk Polisi, Diduga Nyabu di Dapur MBG
6 hours ago

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD, Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri
12 hours ago

Nelayan Sampang Hilang di Perairan Ketapang, Pencarian Hari Pertama Nihil
12 hours ago

Kecelakaan Tunggal di Jalan Imam Bonjol Sampang, Pengendara Vario Meninggal Dunia
a day ago

Catut Nama untuk Minta Uang ke Sekolah, PWI Sampang Akan Laporkan Oknum Pers
a day ago

2 SPBU di Sampang Disanksi Pertamina, Diduga Jual BBM Tak Sesuai Ketentuan
a day ago

Peduli Keamanan dan Keselamatan, HCML Gelar Simulasi Krisis di GMS Pasuruan
a day ago



