Kuota Solar Habis, SPBU di Pamekasan Terapkan Sistem Buka-Tutup
Redaksi - Saturday, 24 October 2026 | 09:19 AM


salsabilafm.com — SPBU Jalan Trunojoyo, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menerapkan sistem buka-tutup penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sejak Jumat (23/10/2026). Kebijakan ini dilakukan setelah kuota solar habis di tengah antrean kendaraan yang terjadi setiap hari.
Pengawas SPBU Jalan Trunojoyo, Iswanto, mengatakan, pihaknya menerapkan pola tersebut untuk menghemat persediaan solar hingga akhir Oktober 2026 agar pelayanan tetap berjalan setiap hari.
"Akibat kuota habis, kami mendapatkan tambahan kiriman Solar dua hari sekali. Sehingga kami irit tutup buka penjualan," ungkapnya, Jumat (23/10/2026).
Iswanto menjelaskan, kuota solar di SPBU tersebut telah habis sejak Selasa (20/10/2026). Namun, SPBU kembali menerima pasokan setelah Pertamina Surabaya melakukan pengecekan pada Rabu (21/10/2026).
Sejak itu, SPBU menerima kiriman solar sebanyak 8.000 liter atau 8 kiloliter setiap dua hari sekali. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.000 liter dijual pada hari kedatangan pasokan, sedangkan sisanya disimpan untuk dijual keesokan harinya. "Hari ini kami dapat kiriman. Separuh kami jual, sekarang ditutup, besok dijual lagi," kata Iswanto
Menurut Iswanto, pola buka-tutup penjualan tersebut diterapkan sesuai petunjuk Pertamina Surabaya. Langkah ini bertujuan agar solar tetap tersedia untuk melayani pengendara setiap hari hingga akhir bulan.
"Kami perlu menjelaskan ini. Buka tutup ini memang petunjuk Pertamina. Karena ini kiriman di luar kuoata," tuturnya.
Dia mengatakan, kuota solar di SPBU habis sebelum akhir bulan karena antrean kendaraan meningkat. Meski demikian, pihak SPBU tetap menebus kuota solar untuk memenuhi kebutuhan pengendara.
"Antrean setiap hari. Bahkan kendaraan menumpuk di sini," terangnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan, Pertamina menambah pengiriman solar ke SPBU yang kehabisan kuota.
"Kami bukan menambah kuota tapi menambah kiriman," ucapnya.
Ahad menjelaskan, kuota setiap SPBU tidak dapat ditambah karena jumlahnya disesuaikan dengan pengajuan pemerintah. Pertamina bertugas menyalurkan BBM sesuai kuota yang telah ditetapkan tersebut. (*)
Next News

Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Gelar Tahlil 7 Hari Wafat KH Syukron Makmun
6 hours ago

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Galis Bangkalan
6 hours ago

Operasi Sikat Semeru, Polres Pamekasan Ringkus 9 Tersangka
6 hours ago

2 Pegawai SPPG Sumenep Diciduk Polisi, Diduga Nyabu di Dapur MBG
6 hours ago

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura 31 BBTUD, Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri
12 hours ago

Nelayan Sampang Hilang di Perairan Ketapang, Pencarian Hari Pertama Nihil
13 hours ago

Kecelakaan Tunggal di Jalan Imam Bonjol Sampang, Pengendara Vario Meninggal Dunia
a day ago

Catut Nama untuk Minta Uang ke Sekolah, PWI Sampang Akan Laporkan Oknum Pers
a day ago

2 SPBU di Sampang Disanksi Pertamina, Diduga Jual BBM Tak Sesuai Ketentuan
a day ago

Peduli Keamanan dan Keselamatan, HCML Gelar Simulasi Krisis di GMS Pasuruan
a day ago



