Rabu, 28 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Sampang Diguyur Hujan, BPBD Sebut Dampak Kekeringan Berlanjut hingga Desember

Redaksi - Wednesday, 28 October 2026 | 03:54 AM

Background
Sampang Diguyur Hujan, BPBD Sebut Dampak Kekeringan Berlanjut hingga Desember
Hujan di sejumlah wilayah di kabupaten Sampang. (Badri/Salsa/)

salsabilafm.com - Sejumlah wilayah di kabupaten Sampang, Jawa Timur, diguyur hujan dengan intensitas sedang pada beberapa hari terakhir. Meski demikian dampak kekeringan masih akan berlanjut hingga awal Desember 2026.


"Jadi kemarin itu sebenarnya kalau normal September dan Oktober sudah mulai hujan dengan intensitas sedang," ujar Fajar Arif, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Sampang, Rabu (28/10/2026). 


Fajar mengatakan, puncak musim hujan akan diperkirakan terjadi pada Desember 2026 hingga Januari 2027. MenJanuari, kondisi tersebut harus tetap diwaspadai karena berpotensi adanya angin kencang dan cuaca ekstrem.




"Baru nanti puncaknya pada Desember sampai Januari. Biasanya setelah itu hujan langsung meningkat, karena ini masih ada dampak dari Elnino," tambah Fajar.


Fajar menjelaskan, hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di kabupaten Sampang beberapa hari terakhir tidak merata, hanya saja di beberapa titik Kecamatan seperti di Karang Penang, Tambelangan, Sampang kota. Namun, di beberapa titik lainnya masih belum turun hujan.




"Kalau daerah-daerah kemarin yang hujan itu karang Penang sebagian hujan, dan sebagian tidak. Tambelangan itu tidak semua, jadi tidak semua titik dalam Minggu kebelakang mengalami hujan. Seperti kemarin juga di Karang Penang Oloh dan Bapelle itu malah tidak hujan kemarin," jelasnya


Pihaknya akan menyampaikan imbauan kepada seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang melalui bidang pencegahan, supaya masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana Hidrometeorologi.


"Nanti melalui bidang pencegahan akan kami sampaikan imbauan ke kecamatan-kecamatan. Yang perlu diperhatikan menjelang puncak musim hujan ini adalah potensi longsor, banjir, dan angin kencang," pungkasnya. (Badri)