Kamis, 29 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mobil Terbakar di Pintu Keluar SPBU Pamekasan, Warga: Ada Jeriken Isi BBM

Redaksi - Thursday, 29 October 2026 | 04:25 AM

Background
Mobil Terbakar di Pintu Keluar SPBU Pamekasan, Warga: Ada Jeriken Isi BBM
Mobil angkut BBM terbakar berusaha dipadamkan Tim Damkar di Pamekasan. (Istimewa/)

salsabilafm.com – Sebuah mobil Suzuki Carry berwarna hijau terbakar di pintu keluar SPBU Desa Nyalabu Laok, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) dini hari. Mobil tersebut diduga mengangkut jeriken untuk bahan bakar minyak (BBM). 


Berdasarkan informasi dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.40 WIB, setelah mobil tersebut diduga selesai mengisi jeriken di SPBU.


Api membesar hingga membuat petugas SPBU panik. Pengemudi mobil diduga keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri.




Nur Hadi (32), pengendara sepeda motor yang berada di lokasi, mengaku tiba ketika api sudah membesar. Kebakaran terjadi di area pintu keluar SPBU. 


"Saya tiba di lokasi sudah cukup besar apinya. Tapi saya sempat lihat petugas SPBU berusaha memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Ringan (Apar) tapi api terus membesar," ungkapnya. 




Menurut Nur Hadi, mobil tersebut sempat didorong menjauh dari area SPBU. Namun, kendaraan itu kemudian meledak dan terbakar hebat.


"Di lokasi, banyak yang melihat ada bekas jeriken terbakar. Katanya ada jeriken yang berisi BBM di dalam mobil itu," ungkapnya. 


Nur Hadi menduga mobil tersebut mengisi BBM setelah shalat subuh karena kebakaran terjadi saat kondisi masih agak gelap.




Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Zainuddin, mengonfirmasi kejadian tersebut. "Kami mendapatkan informasi pukul 05.06 WIB. Api sudah besar dan mobil tidak bisa diselamatkan," kata dia. 


Menurut Zainuddin, laporan kebakaran terlambat diterima petugas pemadam kebakaran. Saat informasi masuk, api diduga sudah cukup lama membakar kendaraan tersebut. Sebelum menghubungi petugas pemadam kebakaran, warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, api terus membesar. 




"Kami sampai di lokasi api sudah besar. Mobil sudah rusak parah," ucapnya.


Zainuddin menduga kebakaran dipicu oleh bahan bakar yang menetes dan kemudian menimbulkan percikan api di dalam mobil. Dia juga membenarkan adanya bekas jeriken yang terbakar di dalam kendaraan tersebut. Mobil itu diduga mengangkut BBM yang baru diisi di SPBU. 


Namun, tim pemadam kebakaran tidak dapat memastikan apakah jeriken tersebut sudah berisi BBM atau masih kosong. 




"Lokasi mobil ada di pintu keluar SPBU. Sopirnya kabarnya segera keluar dan melarikan diri. Kalau dari SPBU katanya belum mengisi BBM," pungkas Zainuddin. (*)