Jelang Iduladha, 60 Petugas Diterjunkan Pantau Hewan Kurban di Sampang
Ach. Mukrim - Tuesday, 05 May 2026 | 02:35 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur menerjunkan 60 orang petugas guna mengawasi kesehatan hewan yang hendak dijadikan kurban oleh warga di wilayah itu pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Sampang, Arif Rahman Hakim, menjelaskan, puluhan petugas tersebut terdiri dari penyuluh kesehatan hewan dan dokter hewan.
"Mereka ditugaskan untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih masyarakat dalam kondisi sehat dan bebas penyakit," katanya, Selasa (5/5/2026).
Dia menjelaskan, pengawasan dilakukan dengan sistem jemput bola, yakni dengan cara datang secara langsung ke pasar-pasar hewan yang tersebar di 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang.
Petugas juga datang secara langsung ke sejumlah lapak penjualan hewan kurban yang ada di Kabupaten Sampang dan takmir masjid yang biasa menyediakan pelaksanaan kurban.
"Intinya kami ingin memastikan, bahwa semua hewan kurban yang hendak dikurbankan oleh masyarakat sehat dan tidak berpenyakit," jelasnya.
Selain bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, ke 60 petugas kesehatan hewan dari Disperta-KP Pemkab Sampang itu juga bertugas memberikan penyuluhan tentang teknik penyembelihan sehat.
"Edukasi yang kami sampaikan berupa cara penyembelihan yang benar hingga penanganan daging kurban agar tetap higienis dan aman dikonsumsi," ucapnya.
Dengan langkah ini, lanjutnya, pemerintah daerah berharap proses ibadah kurban di Sampang dapat berlangsung tertib, sehat, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Sebab, kami juga ingin masyarakat merasa tenang dan nyaman saat melaksanakan ibadah kurban, karena ada jaminan pengawasan dari petugas di lapangan," lanjutnya.
Dia mengungkapkan, pemantauan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban oleh Pemkab Sampang sudah di mulai sejak 30 April kemarin dan akan berlangsung hingga H-1 Hari Raya Idul Adha.
"Berdasarkan laporan sementara yang kami terima hingga hari ini, tidak ditemukan adanya hewan yang terserang penyakit, baik pada hewan jenis sapi maupun kambing," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
13 hours ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
13 hours ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
13 hours ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
15 hours ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
17 hours ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
17 hours ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
17 hours ago

BMKG Imbau Nelayan dan Operator Kapal Waspadai Angin Kencang di Perairan Sumenep
17 hours ago

Korban Kapal KM Mutiara Sentosa 2 Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak
17 hours ago

4 Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 dilaporkan Meninggal Dunia, 218 Orang Selamat
18 hours ago





