Rabu, 16 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

4 Bulan Kekeringan, Polisi Bantu Warga Bangkalan Kirim Air Bersih

Redaksi - Wednesday, 16 September 2026 | 05:29 AM

Background
4 Bulan Kekeringan, Polisi Bantu Warga Bangkalan Kirim Air Bersih
Distribusi air bersih di Bangkalan. (Istimewa/)

salsabilafm.com  - Krisis air bersih pada musim kemarau dialami oleh ribuan masyarakat di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kondisi ini telah terjadi sejak empat bulan terakhir. 


Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, mengatakan, kondisi itu membuat pihaknya turun tangan menyalurkan bantuan air bersih. Bantuan air bersih itu disalurkan di Desa Pengeleyan, Kecamatan Tanah Merah dan Desa Kranggan Timur, Kecamatan Galis. 


"Hari ini kami salurkan bantuan air bersih pada masyarakat. Alhamdulillah, sambutannya luar biasa karena memang air bersih sangat diperlukan oleh masyarakat yang terdampak kekeringan," kata Wibowo, Selasa (15/9/2026).




Wibowo mengatakan, bantuan yang diberikan sebanyak 48.000 liter air bersih atau sebanyak 10 tangki air. Nantinya, tangki akan disebar ke sejumlah titik agar masyarakat di dua desa bisa mendapatkan air secara merata. "Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat," ujarnya.


Kepala Desa Pengeleyan, Zaiqulhak Alfarisi, mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut. Sebab, air bersih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. "Kami berterima kasih kepada Polres Bangkalan atas bantuan ini. Sejak jaman dahulu desa kami selalu mengalami kekeringan setiap musim kemarau," ungkap Alfarisi.




Dia juga berharap, terdapat bantuan pompanisasi atau pengeboran air bersih di desanya. Sebab, menurut Alfarisi, bantuan air bersih bukanlah solusi utama masalah kekeringan.


Salah satu warga Desa Pengeleyan, Abdul Basit, mengatakan, krisis air bersih di desanya terjadi sejak empat bulan terakhir.


Selama ini, dia dan masyarakat sekitar hanya bisa mengandalkan air bersih yang ada di sumur yang letaknya di perbatasan desa. "Kalau kemarau seperti ini, hanya sisa satu sumur saja yang bisa diambil. Letaknya jauh, itu hanya digunakan untuk air minum," kata Abdul. 




Sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat sekitar mengandalkan bantuan air bersih. Tak hanya itu, masyarakat akan patungan membeli air bersih melalui tangki. 


"Kalau beli ya Rp250 ribu per tangki. Itu bisa bertahan untuk satu minggu," pungkasnya. (*)