Rabu, 16 September 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Nenek 71 Tahun di Sampang Dilaporkan Hilang, Pencarian Hari Pertama Nihil

Redaksi - Wednesday, 16 September 2026 | 11:09 AM

Background
Nenek 71 Tahun di Sampang Dilaporkan Hilang, Pencarian Hari Pertama Nihil
Tim gabungan (BPBD, TNI-Polri) lakukan pencarian. (Istimewa/)


salsabilafm.com – Sana alias buk Sidah (71), perempuan lanjut usia (lansia) warga Dusun Sallok, Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, dilaporkan hilang. Hingga kini tim gabungan masih melakukan pencarian. 


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang, Fajar Arif, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Mohammad Hozin, mengatakan, setelah menerima laporan pada Selasa, (15/9/2026) pihaknya langsung mengerahkan tim gabungan untuk mendatangi lokasi dan melakukan pencarian.




"Berdasarkan informasi dari perangkat desa, korban terakhir kali terlihat oleh warga berjalan sendirian menuju area persawahan dan diduga hendak menuju Desa pandeh pada hari Minggu (13/9/2026). Namun, hingga sore hari korban tidak kunjung kembali," katanya, Rabu (16/9/2026). 


Karena tidak kunjung kembali, keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar persawahan dan tambak. Dalam pencarian tersebut, keluarga menemukan sarung milik korban serta jejak kaki di sekitar area tambak.


Khozin mengatakan, pihak perangkat desa sudah mendatangi rumah korban dan menanyakan keberadaannya kepada sejumlah tetangga.




"korban mengenakan pakaian berwarna kuning dengan tutup kepala menggunakan sarung berwarna merah," ucap Hozin. 


BPBD Sampang kemudian melakukan pencarian dengan melibatkan tim gabungan dari  Polsek jrengik, Koramil Jrengik, Kecamatan Jrengik, hingga perangkat Desa margantoko. 




"Kami lakukan pencarian dengan menyusuri sungai di sekitar lokasi korban terakhir, tak hanya itu kami juga melakukan pencarian melalui udara dengan enggunakan drone," ucapnya. 


Meski cuaca di wilayah Kecamatan Jrengik terpantau sangat cerah dan mempermudah dalam proses pencarian, namun upaya penyisiran hingga Selasa sore masih belum membuahkan hasil.


"Pencarian hari ini terpaksa kami tutup sementara dengan hasil masih nihil, dan operasi SAR gabungan akan kembali dimaksimalkan Rabu, (16/9/2026) pagi," pungkas Hozin. (Badri)