Peserta SKNC 2026 Minta Maaf soal Pertunjukan yang Menyerupai Ritual Satanik
Redaksi - Wednesday, 16 September 2026 | 11:15 AM


salsabilafm.com – Peserta Simbang Kulon Night Carnaval (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, memberikan penjelasan terkait pertunjukan yang viral dan dikaitkan dengan ritual satanik.
Perwakilan Tim Simone atau Simbang Gang One, M Akhid, mengatakan, konsep tersebut terinspirasi dari sejumlah pertunjukan yang mereka lihat di YouTube. Kostum yang digunakan juga disewa dari Malang.
"Idenya dari kami melihat kostum unik, kemudian kami sewa dan kami tiru. Gerakannya kami latihan dengan teman-teman. Referensinya kami lihat dari YouTube, berbagai perform daerah Malang dan lain-lain," kata Akhid, Senin (14/9/2026), dikutip dari detikJateng.
Akhid mengaku menyesal karena tidak memahami konteks maupun referensi pertunjukan tersebut. Dia menegaskan, timnya tidak bermaksud menampilkan sesuatu yang berkaitan dengan ritual tertentu.
"Kami perwakilan dari Tim Simone minta maaf. Kami menyesal, kami kurang literasi. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas penampilan kami di depan panggung," ujarnya.
Dia juga mengaku tidak mengetahui istilah maupun konsep ritual satanik. Menurutnya, koreografi pertunjukan tersebut dilatih selama sekitar sepekan sebelum tampil pada Kamis (10/9/2026) malam.
Pertunjukan SKNC 2026 sebelumnya viral setelah menampilkan sejumlah peserta dengan jubah putih dan wajah menyerupai tengkorak. Dalam salah satu adegan, terlihat kambing dibawa ke peti mati dan kemudian disembelih di atas panggung.
Penampilan tersebut menuai sorotan karena sejumlah elemen panggung disebut menyerupai simbol yang berkaitan dengan okultisme dan Satanisme modern.
SKNC 2026 digelar sebagai rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus khitanan massal ke-61.
Panitia telah menyampaikan permintaan maaf atas kehebohan tersebut. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memanggil peserta dan panitia untuk dimintai keterangan.(*)
Next News

Tangani Bencana Kekeringan, Pemkab Sampang bersama SKK Migas Jabanusa - HCML Bantu Air Bersih
a day ago

Kecelakaan di JLS Sampang, 1 Orang Meninggal Dunia
a day ago

9 Nelayan Sumenep Ditahan Otoritas Australia, 2 Dikarantina karena Sakit
a day ago

Tanggapi Pembongkaran Paksa Minimarket di Pamekasan, Begini Penjelasan Emil Dardak
a day ago

Saksikan Ibunya Diancam dengan Celurit, Anak 8 Tahun di Pamekasan Alami Trauma
a day ago

Polisi Panggil Saksi-saksi Kasus Pembongkaran Retail Modern di Pamekasan
a day ago

Leher Siswa SMA Terjerat Kabel PLN di Bangkalan
2 days ago

Digerebek Suami di Tempat Kerja, Nakes Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas Robatal
2 days ago

Pecatur Sampang Raih Dua Medali di Asia Pacific Deaf Chess Championship 2026
2 days ago

Minibus Vs Motor Terlibat Kecelakaan di Pamekasan
3 days ago




