Madura United Bungkam Bali United 2-0 di Bangkalan
Redaksi - Wednesday, 06 May 2026 | 07:14 AM


salsabilafm.com - Madura United berhasil mengalahkan Bali United dengan skor 2-0 pada pekan ke-31 Super League 2025/2026, Selasa (5/5/2026) di stadion Gelora Bangkalan.
Dua gol Laskar Sape Kerap masing-masing dicetak Iran Junior di babak pertama dan penalti Junior Brandao di babak kedua.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Bali United dalam tiga laga terakhir. Di klasemen, Serdadu Tridatu masih tertahan di posisi kedelapan dengan 45 poin dan gagal menyalip Bhayangkara FC.
Posisi tersebut juga belum aman karena berpotensi disalip Persita Tangerang jika mampu meraih kemenangan di pekan ke-31.
Sebaliknya, Madura United mulai menjauh dari zona degradasi. Mereka kini mengoleksi 32 poin, unggul lima angka dari zona merah.
Bali United langsung kebobolan cepat pada menit ke-5 lewat sontekan Iran Junior. Pemain bernomor punggung 10 itu melakukan kombinasi satu-dua sebelum menuntaskan peluang ke pojok kanan gawang Mike Hauptmeijer.
Ironisnya, Bali United justru lebih menguasai jalannya pertandingan. Namun, penyelesaian akhir kembali menjadi masalah utama.
Di sisi lain, Madura United tampil disiplin dan nyaris tanpa celah bagi pemain Serdadu Tridatu.
Sepanjang babak pertama, sisi kiri pertahanan Bali United terus dieksploitasi tuan rumah. Absennya Ricky Fajrin membuka celah besar. Bagas Adi Nugroho yang dimainkan sebagai bek kiri kesulitan mengimbangi permainan.
Beberapa serangan Madura United berawal dari sektor tersebut. Situasi itu membuat Johnny Jansen menarik Bagas dan memasukkan Andhika Wijaya.
Di penghujung tambahan waktu babak pertama, Bali United mendapat peluang emas lewat sepakan plessing Thijmen Goppel. Bola meluncur deras melewati Dicky Indriyana, namun tepat di garis gawang berhasil dihalau bek Madura United dengan sundulan.
Memasuki babak kedua, Madura United mendapat penalti pada menit ke-53 setelah Andhika Wijaya melanggar pemain lawan di kotak terlarang. Mike Hauptmeijer sempat menyelamatkan Bali United dengan menepis eksekusi Junior Brandao.
Drama terjadi pada menit ke-70. Pemain Madura United sempat dianggap melakukan hands ball di kotak penalti saat terjadi kemelut, namun wasit tidak menggubris. Bola kemudian mengalir ke depan dan dimanfaatkan tuan rumah untuk melancarkan serangan balik.
Junior Brandao sempat mendapat peluang, tetapi tembakannya kembali digagalkan Hauptmeijer. Situasi berubah setelah wasit menerima panggilan dari VAR.
Winger Bali United, Irfan Jaya, justru dinilai melakukan hands ball dalam proses serangan balik tersebut. Setelah meninjau VAR, wasit akhirnya memberikan penalti untuk Madura United.
Junior Brandao yang kembali maju sebagai algojo tak menyia-nyiakan kesempatan kedua. Dia sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Di sisa waktu, Bali United mencoba memperkecil ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Johnny Jansen bahkan mengambil risiko dengan mengganti Kadek Arel dan memasukkan striker Jens Raven.
Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil. Selain solidnya lini pertahanan, kiper Madura United Dicky Indriyana tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.
Madura United juga sempat memiliki peluang menambah gol ketiga. Beruntung bagi Bali United, peluang tersebut tidak berbuah gol. Hingga peluit panjang, Serdadu Tridatu harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
11 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
12 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
12 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
12 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
12 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
12 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
12 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
12 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
12 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





