Kamis, 9 Juli 2026
Salsabila FM
Kriminal

MUI Sampang Minta Pelaku Rudapaksa Anak Dihukum Berat

Syabilur Rosyad - Thursday, 09 July 2026 | 09:06 AM

Background
MUI Sampang Minta  Pelaku Rudapaksa Anak Dihukum Berat
Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sampang, KH. Mukhlas Fadlil. (MUI Sampang untuk salsabilafm/)

salsabilafm.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang menyampaikan keprihatinan mendalam atas terungkapnya kasus dugaan rudapaksa terhadap anak perempuan berusia 15 tahun yang diduga dilakukan secara bergiliran oleh puluhan pelaku.


Sekretaris Umum Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Sampang, KH Mukhlas Fadlil, menyebut peristiwa tersebut sebagai tindakan yang sangat mencoreng nilai-nilai kemanusiaan serta moral masyarakat Madura.


"Madura yang dikenal sebagai serambi Madinah, termasuk Sampang di dalamnya, ternyata masih ada warganya yang berperilaku tidak manusiawi seperti itu. Ini harus menjadi pekerjaan rumah kita bersama agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa," katanya, Kamis (9/7/2026).




Kiai Mukhlas juga memberikan apresiasi kepada Satreskrim Polres Sampang yang bergerak cepat mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelaku yang terlibat.


"Saya mendukung dan mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada kepolisian atas gerak cepatnya dalam menangkap para pelaku," ujarnya.




Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam memberikan perlindungan kepada anak serta menindak tegas pelaku kejahatan seksual.


Kiai Mukhlas mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas dan memperkuat pengawasan terhadap anak-anak serta anggota keluarga.


Dia berharap kasus serupa tidak terjadi lagi di Kabupaten Sampang maupun daerah lainnya. MUI juga meminta agar seluruh pelaku diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya sebagai bentuk keadilan bagi korban sekaligus memberikan efek jera.




"Kami berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini maupun tindak kekerasan lainnya di Sampang. Para pelaku juga harus dihukum seberat-beratnya agar menjadi pelajaran bagi siapa pun yang berniat melakukan perbuatan serupa," pungkasnya. (Syad)