MUI Se-Madura Raya Dukung RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas DPR RI
Ach. Mukrim - Sunday, 05 July 2026 | 08:13 AM


salsabilafm.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Koordinator Wilayah (Korwil) Madura menyatakan dukungan terhadap rencana penyusunan naskah akademik dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang diusulkan MUI Pusat untuk dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI).
Pernyataan itu disampaikan dalam rapat koordinasi MUI se-Madura yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Masaran, Rek Kerrek, Palengaan, Pamekasan, dengan tema "Memperkuat Peran MUI dalam Amar Ma'ruf Nahi Munkar", Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum MUI dari empat kabupaten di Pulau Madura. Yaitu, Ketum MUI Sampang, KH. M. Itqan Bushiri, Ketum MUI Bangkalan, KH. Muhammad Makki Nasir, Ketum MUI Pamekasan, KH. Ali Rahbini, dan Ketum MUI Sumenep KH. Moh. Shaleh Abdurrahman.
Ketua MUI Bangkalan KH. Muhammad Makki Nasir sekaligus Koordinator MUI Wilayah Madura menyampaikan, seluruh MUI di Madura Raya mendukung langkah MUI Pusat dalam penyusunan naskah akademik dan draf RUU tersebut.
"Majelis Ulama Indonesia se-Madura Raya mendukung penuh langkah MUI Pusat dalam menyusun naskah akademik dan RUU pemidanaan LGBT untuk dimasukkan dalam Prolegnas DPR RI," ujarnya.
Dia juga mendorong DPR RI untuk segera menindaklanjuti usulan tersebut dengan serius dan mengesahkannya melalui mekanisme legislasi nasional sebagai bentuk perlindungan nilai-nilai moral bangsa.
"Hal tersebut sangat penting dalam rangka menjaga moral dan akhlak masyarakat, khususnya generasi muda di Indonesia," ungkap Kiai Makki.
Selain itu, MUI Korwil Madura juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai pengaruh yang dapat merusak tatanan sosial dan nilai keluarga.
Kiai Makki menegaskan, hasil rapat koordinasi tersebut merupakan bentuk komitmen bersama ulama di wilayah Madura dalam menyikapi isu-isu sosial yang dianggap berkaitan dengan pembinaan moral dan ketahanan keluarga di masyarakat.
"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak dan membentengi keluarga dan lingkungan dari LGBT yang dapat merusak moral bangsa Indonesia," pungkasnya. (Mukrim).
Next News

Empat Pejabat Baru Sumenep Dilantik, Bupati Fauzi Titip Sejumlah PR Penting
a day ago

Antre Pertalite Berjam-jam, Puluhan Pemotor Pilih Berteduh Akibat Cuaca Panas
a day ago

Hanya Dihadiri 16 Anggota, Paripurna DPRD Sampang Kembali Ditunda
2 days ago

Gara-gara Minta Uang, Pria di Sampang Diduga Pukul Ibu hingga Bakar Rumah
2 days ago

Nahas! Pickup Tabrak Fuso Saat Diduga Menyalip, Tangan Pengemudi di Sampang Putus
2 days ago

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Bangkalan
2 days ago

Dapur Rumah Warga Kowel Terbakar, Api Merembet hingga Separuh Bangunan Rumah
3 days ago

Demo Kejari Sampang, Massa Desak Kasus BLUD RSMZ Segera Dituntaskan
3 days ago

Kecelakaan Dua Motor di Omben Sampang, Satu Pengendara Meninggal Dunia
4 days ago

Wagub Emil Tegaskan Tak Ada Keracunan MBG
4 days ago



