Kronologi Kecelakaan Beruntun di Akses Suramadu, Berawal Bus Tabrak Avanza
Redaksi - Friday, 03 July 2026 | 01:59 AM


salsabilafm.com - Kecelakaan maut melibatkan lima kendaraan terjadi di akses Suramadu di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026).
Kecelakaan itu terjadi kurang lebih sekitar pukul 04.29 WIB, melibatkan satu bus, dua truk, satu mobil pribadi. Selain itu, diduga ada satu sepeda motor yang ikut terlibat kecelakaan.
Salah satu saksi mata, Jailani mengatakan, kecelakaan bermula saat bus yang bermuatan puluhan santri menabrak mobil Avanza yang ada di depannya. Benturan keras itu membuat mobil itu menabrak sepeda motor yang ada di depan.
"Setelah itu bus lalu menabrak truk boks sampai terpental, lalu bus menabrak truk," ucapnya, Jumat (3/7/2026).
Akibat kecelakaan itu, mobil Avanza mengalami ringsek, sedangkan truk boks dan truk terguling. Muatan dua kendaraan itu jatuh ke aspal.
"Untuk motornya hancur, dua orang di motor itu meninggal," ungkapnya.
Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Bangkalan, Ipda Akhmad Jauhari mengatakan, kecelakaan terjadi pada kendaraan yang berjalan satu arah yakni dari arah Surabaya menuju Madura. Saat ini, pihaknya senang melakukan evakuasi di lokasi kejadian.
Dia mengatakan, kecelakaan beruntun itu tak hanya menyebabkan dua korban tewas, namun juga terdapat sejumlah korban lain yang dirujuk ke rumah sakit.
"Tadi korban dari Avanza masih dibawa ke rumah sakit, kondisinya masih belum tahu, kami akan data nanti, termasuk korban luka lainnya," jelasnya.
Dia memastikan, kecelakaan diduga bermula dari sebuah bus yang menabrak kendaraan lain yang ada di depannya.
"Ini satu arah, untuk posisi bus ada di paling belakang," pungkasnya. Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung.
Petugas mengalami kendala, sebab masih terdapat satu korban meninggal yang terjepit di bawah bus. Selain itu, kendaraan truk dan boks masih terguling sehingga evakuasi memakan waktu.
Petugas masih mengumpulkan data-data dan akan meng-update dengan memberikan data terbaru.
"Untuk detailnya nanti kami update, saat ini masih kami lakukan pendataan dan juga evakuasi," pungkasnya. (*)
Next News

Maulid Nabi 2026 Ditetapkan Sebagai Libur Nasional, Cek Jadwal Lengkapnya
in 2 hours

82 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, Pemkab Dropping Air Bersih
in 2 hours

Ratusan Relawan Madura Akan Berangkat ke Jakarta Bela Program Prabowo
a day ago

Lapak Mewarnai di Alun-Alun Trunojoyo Sampang Jadi Ruang Kreativitas Anak
a day ago

Kemarau Ekstrem Jadi Berkah, Harga Tembakau Sampang Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
a day ago

Pemkab Sampang Minta KDKMP Dibangun di Lokasi Strategis dan Punya Akses Ekonomi
2 days ago

12 Kecamatan di Sampang Kering Kritis, Anggaran Rp75 Juta Hanya Cukup 1-2 Tangki Air per Desa
2 days ago

Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, Pemotor Meninggal di Lokasi
2 days ago

Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang
3 days ago

BMKG Catat 4.256 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
3 days ago

