20 Tahun Tanpa Kabar di Yordania, PMI Asal Sampang Akhirnya Kembali ke Keluarga
Syabilur Rosyad - Wednesday, 01 July 2026 | 07:11 AM


salsabilafm com – Susan, 35 tahun, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dusun Crecet, Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, berhasil kembali ke kampung halamannya. Susan bekerja hampir 20 tahun di Yordania, namun keluarga tidak mengetahui kabarnya.
Selama hampir dua dekade, komunikasi dengan Susan terputus. Keluarganya tak pernah lagi mengetahui keberadaannya, dan sempat meyakini bahwa Susan telah meninggal dunia.
Namun, penantian panjang keluarga akhirnya berujung manis. Susan kembali ke tanah kelahirannya di Sampang. Kepulangannya difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yordania.
Setibanya di Indonesia, dia dijemput oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sampang di Bandara Juanda, Surabaya, pada 16 Juni 2026.
Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnaker Kabupaten Sampang melalui stafnya, M. Lutfi, mengatakan, pihaknya menerima informasi dari KBRI terkait pemulangan seorang PMI asal Sampang.
"Kami mendapat informasi ada pemulangan dari Yordania atas nama Susan, warga Sampang. Setelah ditelusuri, kami berhasil menemukan keluarganya di Kecamatan Sokobanah, lalu kami melakukan penjemputan di Bandara Surabaya," kata Lutfi, Rabu (1/7/2026).
Lutfi menjelaskan, Susan berangkat ke Yordania pada akhir 2006 untuk bekerja sebagai pekerja migran. Satu tahun pertama, komunikasi dengan keluarga masih berjalan normal. Namun setelah itu, seluruh kontak terputus tanpa diketahui penyebabnya.
"Susan berangkat saat usianya sekitar 15 tahun. Selama hampir 20 tahun keluarganya tidak mengetahui kabarnya. Mereka mengira Susan telah meninggal dunia karena tidak pernah ada komunikasi lagi," jelas Lutfi.
Kepulangan Susan disambut dengan penuh haru oleh keluarga besarnya di Dusun Crecet. Setelah penantian yang begitu panjang dan penuh ketidakpastian, mereka akhirnya kembali berkumpul dengan anggota keluarga yang selama ini hanya bisa dikenang dalam doa. (Syad)
Next News

26 Dapur MBG di Sampang Disetop Sementara, BGN Temukan Ketidakberesan Laporan Dana
6 hours ago

Gerebek Pulau Mandangin, Polisi Amankan 3 Terduga Pengedar Narkoba
6 hours ago

Pohon Tumbang Timpa Sepeda Motor dan Tutup Akses Jalan di Robatal Sampang
6 hours ago

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Sampang Gandeng Indomaret Pasarkan Produk UMKM
6 hours ago

Lepas Sambut, Letkol Herru: Saya Merasa Terhormat Jadi Bagian dari Kodim 0828/Sampang
6 hours ago

Pembalut Masih Dikenai PPN, DJP: Beban Pajak Efektif Setara 11 Persen
10 hours ago

Luar Biasa! Gita Nada Idaman AL-Munawarah Borong 6 Piala di WMC Season 5 Se-Jawa Timur
a day ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
a day ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
a day ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
a day ago





