Selasa, 30 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

4 Siswa SR Jenjang SD Mundur, Orang Tua Masih Keberatan Anak Tinggal di Asrama

Redaksi - Tuesday, 30 June 2026 | 07:46 AM

Background
4 Siswa SR Jenjang SD Mundur, Orang Tua Masih Keberatan Anak Tinggal di Asrama
Kepala Dinsos Sampang, Anwari Abdullah, didampingi Sekda, Yuliadi Setiawan, dan OPD lainnya, melakukan foto bersama (Badri/Salsa/)


salsabilafm.com - Sebanyak empat orang dari total 37 siswa jenjang SD di Sampang memilih mundur dari sekolah rakyat (SR). Rendahnya peminat di jenjang tersebut menjadi faktor utama penyebab berkurangnya  peserta didik. 


Anwari Abdullah, Kepala Dinas Sosial Sampang mengatakan, banyak orang tua yang masih keberatan apabila anak usia SD tinggal di asrama.




"Karena mereka rata-rata berpikir bahwa usia SD itu sangat kecil, sehingga orang tua itu keberatan kalau anaknya harus tinggal di asrama," Kata dia, Senin, (29/6/2026).


Meski demikian, pemerintah masih mengupayakan memberikan sosialisasi dan informasi yang positif kepada masyarakat mengenai manfaat dan keunggulan Program Sekolah Rakyat (SR) tersebut.


"Nanti kita berikan sosialisasi informasi positif kepada masyarakat bahwasannya SR itu bagus loh untuk masa depan anak. Karena semuanya, dari A sampai Z kan di tanggung sama negara," tambahnya.




Pihaknya juga masih memberi peluang bagi siswa di jenjang tersebut untuk mendaftar meskipun pendaftaran sudah ditutup.


Anwari menegaskan, persiapan guru hingga tenaga pendidik merupakan kewenangan dari Kementerian Sosial, (Kemensos) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (kemendigdasmen). Sementara pemerintah daerah hanya menyiapkan guru pendidik sambung atau guru transisi saja.




"Kami diperintahkan untuk menyiapkan tenaga masa transisi saja. Ya, istilahnya tenaga guru pembantu. Kami sudah kordinasikan tadi kepada cabang Dinas, baik dari cabang Dinas Pendidikan maupun Kemenag, agar supaya menyiapkan guru pembantu transisi itu," pungkas Anwari. (Bad)