Jumat, 26 Juni 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Mobil Sedan Terbakar di Jalur Sumenep - Pamekasan

Redaksi - Friday, 26 June 2026 | 08:23 AM

Background
Mobil Sedan Terbakar di Jalur Sumenep - Pamekasan
Mobil sedan terbakar ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Sebuah mobil sedan Timor bernomor polisi M 1612 VC terbakar di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, tepatnya di kawasan Pasar Keppo, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jumat (26/6/2026) pagi.


Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas. Sejumlah pengendara yang melintas memilih berbalik arah karena khawatir kobaran api semakin membesar.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil yang terbakar merupakan milik Fendi, warga Desa Traban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Saat kejadian, kendaraan yang berada di tepi jalan tiba-tiba mengeluarkan api, diduga berasal dari bagian mesin.




Api kemudian dengan cepat membesar hingga melalap hampir seluruh badan kendaraan. Para pengguna jalan yang melintas ada yang menghentikan laju kendaraannya untuk melihat kejadian, sementara sebagian lainnya memilih memutar balik demi alasan keselamatan.


Dalam video yang beredar, kobaran api tampak membesar dan memunculkan kekhawatiran akan terjadi ledakan atau api merambat ke area sekitar. Petugas di lokasi berupaya mengamankan area sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari petugas pemadam kebakaran.




"Dari informasi awal, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting pada sistem kelistrikan mobil. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang," terang Zainudin Petugas Damkar Pamekasan.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan berat akibat terbakar. 


Kapolsek Galis Iptu Muhammad Kadarisman mengatakan, api berasal dari bagian dashboard saat dikendarai oleh korban. "Awalnya ada percikan api di bagian dashboard, dekat tape recorder, lalu ada api," ungkapnya.




Dia menduga, percikan api akibat korsleting listrik pada kabel mobil. Percikan api merembet ke saluran bahan bakar dan api mendadak membesar. "Untung saat api terlihat pertama kali, sekeluarga langsung segera keluar mobil," katanya.


Api mendadak besar setelah percikan menyentuh jalur bahan bakar. Akibatnya, mobil terbakar hebat dan tidak diselamatkan.




Kadarisman menuturkan, sebelum terjadi kebakaran, korban bersama keluarga hendak mancing di sekitar Desa Capak. Namun, di tengah jalan ada percikan api akhirnya terjadi kebakaran.


"Pemadam kebakaran juga datang ke lokasi. Tapi akibat api sangat besar mobil tidak bisa diselamatkan," pungkasnya. (*)