Terungkap, Jasad Perempuan di Parkiran Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
Redaksi - Thursday, 25 June 2026 | 08:35 AM


salsabilafm.com - Jasad yang ditemukan di dalam mobil Toyota Innova warna hitam di area parkir Terminal 1 Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda Surabaya, Rabu (24/6/2026), ternyata adalah seorang aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Bangkalan berinisial RYS (50).
Hal itu dikonfirmasi oleh kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya. Meski kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut, pihak keluarga meyakini bahwa sosok yang ditemukan di dalam mobil dinas plat merah dengan nomor polisi M 1090 GP tersebut, adalah RYS.
Risang mengatakan, keluarga terlahir kali bertemu RYS pada Kamis (18/6/2026). Saat itu rutinitas korban berjalan normal, yang bersangkutan berangkat kerja seperti biasa, dengan menaiki mobil dinas PRKP Bangkalan
Sejak saat itu RYS tak kembali ke rumah dengan alasan ada rapat. Tapi korban sempat berkomunikasi dengan keluarganya hingga Sabtu (20/6/2026) pagi. Dalam rentang waktu singkat setelah itu, korban mendadak tidak dapat dihubungi sama sekali.
"Hari Kamis berangkat seperti biasa. Jumat masih video call dengan adiknya, masih teleponan dengan anaknya, ada chatting dengan suaminya. Sabtu pagi masih chatting. Sabtu siang sudah tidak bisa dihubungi," tutur Risang, Kamis (25/6/2026).
Sehari-hari RYS diketahui tinggal bersama anaknya di Bangkalan. Sementara suami korban saat ini dalam kondisi sakit dan menetap di Tanjung Bumi, sekitar 50 kilometer dari rumah keluarga. Karena itulah, korban diketahui menjalani hari-harinya tanpa ditemani suami selama bekerja di Pemkab Bangkalan.
Soal kondisi kesehatan, Risang menyebut korban memiliki riwayat penyakit lambung yang kerap kambuh. Namun, penyakit tersebut tidak sampai memerlukan penanganan medis intensif atau konsumsi obat secara rutin.
"Riwayat penyakit sampai memerlukan pengobatan intensif, artinya minum obat secara rutin, tidak ada. Tapi dia memang punya penyakit yang sering kambuh, itu lambung akut. Hanya itu saja. Tidak perlu sampai kontrol rutin, kemudian pengobatan tiap hari. Cuman kalau lelah, ya lambung biasa," ujar Risang.
Risang juga memastikan, korban tidak memiliki konflik atau perselisihan yang diketahui keluarga dengan siapa pun sebelum kejadian ini.
"Tidak ada. Tidak ada sama sekali. Kalaupun ada, berarti sangat rapi disembunyikan. Tapi saya rasa tidak ada," katanya.
Atas dasar itu, menurutnya, ada sejumlah kejanggalan dalam kasus ini. Salah satu yang paling mencolok adalah posisi jenazah saat ditemukan, RYS tidak berada di kursi pengemudi, melainkan di jok penumpang sebelah kiri depan.
Fakta ini mendorong Risang menduga ada orang lain yang berada di dalam mobil bersama korban. Dia juga meyakini korban sudah dalam keadaan meninggal dunia sebelum mobilnya diparkir di kawasan Bandara Juanda.
"Yang ditemukan di jok penumpang tempat sebelah kiri. Artinya ada dugaan ada seseorang yang di dalam mobil itu juga," pungkas Risang. (*)
Next News

Santuni Anak Yatim, Presidium KAHMI Sampang Tekankan Kepedulian Sosial
7 hours ago

Gelar Aksi Damai, Ratusan Pemuda dan Warga Sampang Minta DPRD Dukung MBG
7 hours ago

PMII Sampang Demo, Desak Evaluasi Total MBG dan Moratorium KDKMP
7 hours ago

Bupati Pamekasan: Guru Dapat Hak Libur Penuh Sampai 11 Juli 2026
7 hours ago

Aliansi Jurnalis Sampang Santuni Anak Yatim, Hendriyanto: Jurnalis Harus Punya Kepekaan Sosial
9 hours ago

Peringati 10 Muharram, Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Santuni Puluhan Anak Yatim
14 hours ago

PLN Pastikan Listrik di Jatim Pulih, Janji Tak Ada Pemadaman Bergilir
a day ago

Jamasan Pusaka Sumenep Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
a day ago

Stok Pertalite Sering Habis, Pertamax Eceran di Sampang Dijual Rp18 Ribu per Liter
a day ago

Pertalite Kembali Tersedia di SPBU Pliyang Sampang, Warga Antusias Mengantre
a day ago





