Peringati 10 Muharram, Ponpes Assirojiyyah Kajuk Sampang Santuni Puluhan Anak Yatim
Ach. Mukrim - Thursday, 25 June 2026 | 01:23 AM


salsabilafm.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Assirojiyyah Kajuk memperingati 10 Muharram 1448 Hijriyah dengan menggelar Santunan anak yatim. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Ar- Rohmah yang terletak di Jalan Pemuda 52 C Kajuk, Sampang, Kamis (25/6/2026).
Acara ini dihadiri oleh keluarga besar Ponpes Assirojiyyah Kajuk, pimpinan pondok, guru, serta seluruh santri. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan dzikir, sholawat secara bersama. Kemudian dilanjutkan dengan santunan anak yatim secara simbolis.
Pengasuh Ponpes Assirojiyyah Kajuk, KH Atho'ulloh Bushiri mengatakan, kegiatan santunan anak yatim di Ponpes ini diadakan setiap tahun, tepatnya setiap tanggal 10 Muharram. Dalam Sambutanya dia berpesan agar selalu berbuat baik terutama di bulan Muharram, seperti besedekah kepada anak yatim, berpuasa Tasu'a dan Asyuro'.
"Di dalam bulan Muharram ini kita buka lembaran baru. Perbanyaklah berbuat baik, karena kebaikanlah yang akan menyalamatkan kita," pesannya.
Kiai Atho' menjelaskan, kegiatan Santunan Anak Yatim ini dalam rangka memperingati tanggal 10 bulan Muharram, dimana sesuai hadist Nabi, "Barangsiapa yang mengusap rambut anak yatim pada hari Asyura maka Allah akan mengangkat derajatnya sebanyak setiap helai rambut yang diusapnya".
"Anak-anak kita boleh merenung atas kepergian orang yang kita cintai, tapi jangan berlebih-lebihan. Karena hakikatnya anak yatim itu bukan dia yang sudah tidak punya ayah dan ibu, tapi anak yatim adalah mereka yang tidak punya ilmu dan tidak punya adab," jelasnya.
"Maka anak-anakku, sesungguhnya kalian bukan anak yatim, kalian bersama Ponpes Assirojiyyah kajuk, bersama-sama menimba ilmu agar menjadi orang yang mulia, terhormat dan beradab," imbuhnya.
Dia menegaskan, santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang untuk menghadirkan kebahagiaan di hari Asyura. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tersebut tidak akan mampu menggantikan sosok orang tua yang telah tiada, namun diharapkan dapat menjadi penghibur serta memberikan semangat bagi mereka.
"Apa yang kami santunkan hari ini hanyalah sebuah hadiah untuk membuat mereka bahagia. Tentu apa yang kami berikan tidak akan cukup untuk menggantikan kehilangan yang mereka rasakan, namun semoga dapat menjadi bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada mereka," tegasnya.
Dia juga mengungkapkan, beberapa kejadian penting yang terjadi pada tanggal 10 Muharram. Seperti, penerimaan taubat Nabi Adam, Nabi Nuh dan para pengikutnya diselamatkan dari banjir besar setelah berbulan-bulan berada di atas bahtera, Nabi Ibrahim diselamatkan dari kobaran api yang dinyalakan oleh Raja Namrud.
Nabi Ya'qub mendapatkan kembali penglihatannya setelah berdoa dan bersabar, Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan besar setelah beberapa hari berada di dalamnya.
"Pada 10 Muharram Allah membelah Laut Merah untuk menyelamatkan Nabi Musa dan Bani Israil dari kejaran Fir'aun. Di hari ini juga menjadi hari pertama penciptaan dunia," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Ponpes Assirrojiyyah Kajuk, Anisurrohman Muhadjir mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah menyumbang untuk para anak yatim.
Tahun ini, jelas Anis, jumlah santri putra dan putri yang menerima santunan sebanyak 30 anak. Dengan rincian 23 santri putra dan 7 santri putri.
"Kami sangat berterima kasih sekali kepada para dermawan yang telah membantu kegiatan santunan 10 Muharram 1448 H. Semoga amal baik para dermawan sekalian di balas oleh Allah SWT." ungkapnya.
Anis menjelaskan, dana yang terkumpul tidak hanya sekedar angka, tetapi merupakan bentuk kasih sayang bagi mereka yang menerimanya. Pada tahun ini, dana yang terkumpul dan disalurkan kepada anak yatim sekitar Rp45.305.000.
"Dana dikumpulkan dari berbagai kalangan, mulai dari santri, guru, alumni, simpatisan dan pengurus," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

PLN Pastikan Listrik di Jatim Pulih, Janji Tak Ada Pemadaman Bergilir
a day ago

Jamasan Pusaka Sumenep Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
a day ago

Stok Pertalite Sering Habis, Pertamax Eceran di Sampang Dijual Rp18 Ribu per Liter
a day ago

Pertalite Kembali Tersedia di SPBU Pliyang Sampang, Warga Antusias Mengantre
a day ago

Realisasi APBD Sampang 2025 Capai 98 Persen, SILPA Rp116,98 Miliar
a day ago

Sampang Hampir Penuhi Target LP2B, Data Masih Diverifikasi Pusat
a day ago

2.000 Petambak Garam Tersebar di Sampang, Hanya 40 Orang yang Terima Bantuan
a day ago

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang Terkait Dugaan Korupsi MBG
a day ago

Sebut Nahdliyin Ada di Semua Partai, Prabowo Presiden: Belajar Politik dari NU
2 days ago

Prabowo: NU Organisasi Agamis, Nasionalis, dan Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa
2 days ago





