Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi BBM Subsidi di Jawa Timur, Antrean Ditargetkan Segera Terurai
Ach. Mukrim - Friday, 26 June 2026 | 06:34 AM


salsabilafm.com - PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM subsidi di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dalam kondisi aman dan tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penyaluran Biosolar dan Pertalite juga tetap dilakukan sesuai kuota penugasan pemerintah serta melalui titik layanan yang telah ditetapkan.
Dalam sepekan terakhir, muncul sejumlah keluhan masyarakat terkait antrean kendaraan di beberapa SPBU untuk mendapatkan BBM subsidi, khususnya Biosolar dan Pertalite. Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan berbagai langkah mitigasi guna mempercepat distribusi dan menjaga kelancaran pasokan di lapangan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus PT Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menjelaskan, peningkatan konsumsi masyarakat menyebabkan realisasi penyaluran BBM subsidi di Jawa Timur mengalami percepatan.
"Per bulan Juni ini, realisasi penyaluran Biosolar di Jawa Timur sudah melebihi 100 persen dari kuota berjalan, sementara Pertalite telah mencapai sekitar 96 persen. Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah dan secara paralel melaksanakan berbagai langkah percepatan penyaluran untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan masyarakat," katanya, Jum'at (26/6/2026).
Sebagai bentuk mitigasi, Pertamina juga menerapkan prioritas pengiriman dari Terminal BBM sebagai supply point utama, sekaligus melakukan alih suplai dari terminal BBM terdekat menuju wilayah yang mengalami peningkatan permintaan.
Tak hanya itu, mulai Jumat (26/6/2026), Pertamina juga menambah skema double alih suplai sehingga volume BBM yang didistribusikan meningkat. Armada mobil tangki turut dimaksimalkan dengan prioritas pengiriman ke wilayah yang mengalami kendala pasokan dan memiliki tingkat permintaan tertinggi.
"Dengan berbagai langkah mitigasi tersebut, kami berharap antrean di SPBU dapat segera terurai dan penyaluran BBM kembali berjalan normal," kata Ahad.
Pertamina Patra Niaga, lanjutnya, juga terus melakukan monitoring secara berkala terhadap kondisi stok dan distribusi BBM di lapangan, sembari memastikan seluruh proses operasional tetap mengedepankan aspek keselamatan serta pelayanan kepada masyarakat.
Dia juga mengingatkan, masyarakat perlu memahami perbedaan antara kuota dan stok BBM subsidi. Kuota merupakan volume BBM yang ditugaskan pemerintah kepada Pertamina untuk disalurkan kepada masyarakat selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2026. Sementara itu, stok adalah ketersediaan fisik BBM di fasilitas penyimpanan maupun SPBU.
"Hingga saat ini, stok Biosolar di Jawa Timur dipastikan tersedia. Pertamina terus berupaya agar kuota penugasan yang diberikan pemerintah dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun," pungkasnya. (*)
Next News

Menarik Perhatian, Pemuda di Sumenep Kenalkan Keris lewat Cerita Digital
7 hours ago

Siswa di Sumenep Wajib Belajar Bahasa Madura 2 Jam Setiap Pekan
7 hours ago

Mobil Sedan Terbakar di Jalur Sumenep - Pamekasan
7 hours ago

42 Kapolres dan PJU Polda Jatim Dimutasi, Berikut Daftarnya
9 hours ago

MBG Dinilai Belum Dongkrak Ekonomi Lokal, Petani dan Peternak di Sampang Jadi Penonton
9 hours ago

1.500 Pelanggan Retribusi Sampah di Sampang Masih Bayar Manual
9 hours ago

Hidupkan Makna Muharram, DWP Bapenda Sumenep Santuni 6 Anak Yatim
a day ago

Santuni Anak Yatim, Presidium KAHMI Sampang Tekankan Kepedulian Sosial
a day ago

Gelar Aksi Damai, Ratusan Pemuda dan Warga Sampang Minta DPRD Dukung MBG
a day ago

Terungkap, Jasad Perempuan di Parkiran Bandara Juanda Ternyata ASN Pemkab Bangkalan
a day ago





