1.500 Pelanggan Retribusi Sampah di Sampang Masih Bayar Manual
Ach. Mukrim - Friday, 26 June 2026 | 06:29 AM


salsabilafm.com - Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang masih menerapkan dua metode pembayaran retribusi sampah. Yakni, secara elektronik dan manual.
Kepala Bidang Kebersihan dan Persampahan DLH Perkim Sampang, Aulia Arif, mengatakan, pembayaran elektronik dilakukan bekerja sama dengan PDAM. Melalui sistem tersebut, tagihan retribusi sampah dibayarkan bersamaan dengan tagihan air.
Namun, tidak seluruh pelanggan dapat memanfaatkan sistem elektronik. Sekitar 1.500 pelanggan yang tidak terhubung dengan layanan PDAM masih melakukan pembayaran secara manual menggunakan karcis yang ditagihkan langsung oleh petugas.
"Pembayaran secara elektronik dinilai lebih efektif. Namun penerapannya belum dapat dilakukan secara menyeluruh karena masih terkendala aplikasi dan belum semua pelanggan menggunakan metode pembayaran digital seperti QRIS, " katanya, Jum'at (26/6/2026).
Untuk melayani pelanggan yang masih menggunakan sistem manual, DLH Perkim menugaskan tiga petugas yang bertanggung jawab melakukan penagihan retribusi secara langsung.
Dia berharap sistem pembayaran elektronik dapat diterapkan lebih luas pada masa mendatang. Dengan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan pembayaran non-tunai, proses penarikan retribusi dinilai akan menjadi lebih mudah, cepat, dan tertata.
"Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan melalui kedua mekanisme tersebut. Penarikan retribusi secara manual tetap dilakukan bagi pelanggan yang belum dapat mengakses sistem elektronik agar pelayanan persampahan tetap optimal," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Maulid Nabi 2026 Ditetapkan Sebagai Libur Nasional, Cek Jadwal Lengkapnya
in an hour

82 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, Pemkab Dropping Air Bersih
in an hour

Ratusan Relawan Madura Akan Berangkat ke Jakarta Bela Program Prabowo
a day ago

Lapak Mewarnai di Alun-Alun Trunojoyo Sampang Jadi Ruang Kreativitas Anak
a day ago

Kemarau Ekstrem Jadi Berkah, Harga Tembakau Sampang Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
a day ago

Pemkab Sampang Minta KDKMP Dibangun di Lokasi Strategis dan Punya Akses Ekonomi
2 days ago

12 Kecamatan di Sampang Kering Kritis, Anggaran Rp75 Juta Hanya Cukup 1-2 Tangki Air per Desa
2 days ago

Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, Pemotor Meninggal di Lokasi
2 days ago

Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang
3 days ago

BMKG Catat 4.256 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
3 days ago

