Kapal Nelayan Lamongan Hilang Kontak di Perairan Sumenep, 20 ABK Masih Dicari
Redaksi - Friday, 03 July 2026 | 06:59 AM


salsabilafm.com - Kapal Motor Nelayan (KMN) 'Entok' hilang kontak saat berlayar menuju Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Hingga kini, kapal yang membawa 20 nelayan asal Lamongan masih dalam pencarian.
KMN Entok diketahui berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong untuk mencari ikan di sekitar Perairan Pulau Kangean. Namun, hingga batas waktu normal pelayaran sekitar 18 hari, kapal tersebut belum juga kembali.
Laporan hilangnya kontak KMN Entok diterima Satpolairud Polres Lamongan pada Rabu (1/7/2026) pukul 14.30 WIB. Informasi ini disampaikan Ketua Rukun Nelayan Desa Blimbing, Nurwakit bersama pemilik kapal, Andik.
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan, menindaklanjuti laporan tersebut, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Satpolairud Polres Sumenep, KSOP Tanjung Pakis dan Syahbandar PPN Brondong. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pencarian kapal beserta seluruh awaknya.
Dia juga mengimbau kapal nelayan lain yang melintas di sekitar Perairan Kangean untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan KMN Entok. Langkah ini diharapkan dapat membantu memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi.
"Sinergi ini dilakukan agar proses pencarian dapat berjalan maksimal. Kami berharap seluruh awak kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujar M Hamzaid dikutip dari iNews Lamongan, Kamis (2/7/2026).
Hingga saat ini, Polres Lamongan memastikan proses pencarian KMN Entok masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai instansi terkait. Koordinasi lintas wilayah juga terus diperkuat untuk memaksimalkan upaya pencarian di perairan sekitar Kangean. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
19 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
19 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
21 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
21 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
21 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
21 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
21 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




