Pemkab Sampang Minta KDKMP Dibangun di Lokasi Strategis dan Punya Akses Ekonomi
Redaksi - Saturday, 22 August 2026 | 01:51 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang meminta pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak berhenti pada pembangunan fisik. Lokasinya harus strategis dan memiliki akses ekonomi agar investasi pemerintah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Yudhi Adidarta Karma, mengatakan, pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan KDKMP. Terlebih, program tersebut berkaitan dengan pembiayaan yang dalam pelaksanaannya berdampak pada Dana Desa.
"Cari tempat KDKMP yang strategis, jangan asal menentukan tempat. Harus strategis dan enak. Ini sudah diberi modal dan dibangunkan oleh pemerintah, jadi harus dikelola dengan baik," katanya, Sabtu (22/8/2026).
Menurut Yudhi, pemerintah desa perlu mempertimbangkan akses masyarakat serta potensi ekonomi di sekitar lokasi sebelum menentukan lahan. Pemilihan lokasi yang kurang tepat dikhawatirkan membuat koperasi sulit berkembang meski telah mendapatkan dukungan pembangunan dan modal dari pemerintah.
Bagi desa yang belum memiliki tanah untuk pembangunan KDKMP, kata Yudhi, masih tersedia sejumlah alternatif. Salah satunya melalui mekanisme tukar guling tanah dengan tetap memperhatikan aspek strategis lokasi.
"Kalau tidak punya, ada yang tukar guling tanah. Cari yang strategis," katanya.
Skema pembangunan tersebut juga berlaku bagi wilayah kelurahan. Pemkab Sampang tetap membuka peluang pembangunan KDKMP di kelurahan selama tersedia lahan yang memenuhi kebutuhan koperasi.
"Kalau kelurahan juga dapat, asal ada tanahnya. Kalau tidak ada, nanti wajib dicarikan," ujarnya.
Yudhi menegaskan, penentuan lokasi KDKMP tidak boleh sekadar untuk memenuhi target pembangunan. Koperasi harus ditempatkan di kawasan yang memungkinkan aktivitas ekonomi berjalan secara berkelanjutan.
"Dengan lokasi yang strategis dan mudah diakses, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi bangunan baru, tetapi mampu berkembang sebagai pusat kegiatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat desa maupun kelurahan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

12 Kecamatan di Sampang Kering Kritis, Anggaran Rp75 Juta Hanya Cukup 1-2 Tangki Air per Desa
19 hours ago

Kecelakaan Beruntun di Bangkalan, Pemotor Meninggal di Lokasi
8 hours ago

Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang
2 days ago

BMKG Catat 4.256 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
2 days ago

Persiapan Muktamar ke-35 NU Jombang Masuk Tahap Akhir, Panitia: Undangan Sudah Kita Kirim
2 days ago

Soal Rencana Pabrik China Direlokasi ke Madura, Emil: Saya Cek ke Dinas Penanaman Modal
2 days ago

Puluhan Motor di Kangean Sumenep Hangus Terbakar Saat Diparkir
2 days ago

Disnaker Sampang Ingatkan Bahaya Kerja Ilegal di Luar Negeri
2 days ago

PAD Pelabuhan Tanglok Sampang Baru 53,7 Persen, Target Rp206 Juta Terancam Tak Tercapai
2 days ago

Sampang Berpotensi Jadi Daerah Penghasil Migas, Ini Sebabnya
a day ago





