Ribuan Alumni dan Santri Pondok Pesantren di Pamekasan Gusur Bangunan Indomaret
Redaksi - Wednesday, 07 October 2026 | 03:45 AM


salsabilafm.com – Bangunan gerai ritel modern Indomaret yang berlokasi di Desa Panaan Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan digusur alumni dan santri Pondok Pesantren (Ponpes), Rabu (7/10/2026).
Mereka datang pukul 09:00 Wib dengan membawa backhoe loader. Usai berorasi, mereka kemudian langsung menggusur bangunan ritel modern tersebut.
Camat Palengaan Pamekasan, Hasyim Abddurahim mengatakan, pihaknya hanya hadir mengecek kondusifitas wilayah. "Saya hadir untuk memastikan kondusifitas," singkatnya.
Sebelumnya, beredar surat pernyataan penolakan pada gerai ritel modern Indomaret. Surat tersebut diketahui ditandatangani 14 pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) dan tokoh se-Kecamatan Palengaan dan beredar luas, Selasa (6/10/2026) pagi.
Menanggapi surat tersebut, salah satu perwakilan Ponpes, dalam video yang beredar, Bahrowi menyampaikan, agar surat pernyataan tersebut diindahkan oleh pemangku kebijakan.
Menurut Bahrowi, jika tidak ada realisasi atau pembuktian di lapangan maka pihaknya sebagai santri dan alumni serta pecinta para ulama akan bergerak turun jalan.
"Insyaallah kita bertemu dalam perjuangan membela para guru kami yakni pada hari rabu pagi jam 8 kita bertemu dilapangan," tegas Bahrowi pada video tersebut.
Sebelumnya, gerai ritel modern Indomaret ini sempat ditolak pada bulan Juli lalu. Namun, Tim perizinan Indomaret Madura, Bowo mengatakan, semua prosedur sudah dilakukan jauh sebelum pendirian Indomaret tersebut dikerjakan.
"Cek sertifikat sudah atas nama sendiri pemilik. Persetujuan lingkungan sudah. 10 orang sekitar gerai menyetujui sudah bersedia tanda tangan. Kepala Desa (Kades) sudah, mendatangi tokoh ulama terdekat sudah," ujarnya, Senin (20/7/2026) lalu.
Bowo mengatakan, setelah ke notaris, pihak Indomaret melakukan pembayaran penyewaan pada pemilik tanah.
"Baru dibawa ke notaris, lalu dilakukan penyewaan dan pengerjaan. Prosesnya diurus jauh sebelum di bangun," tukasnya. (*)
Next News

Diduga Dapat Ancaman, Ibu dan Anak di Pamekasan Minta Perlindungan Polisi
8 hours ago

69 Jenazah Korban KM Virgo Berhasil Diidentifikasi, 13 Masih Proses Pemeriksaan DNA
8 hours ago

Prabowo Minta Jumlah Polisi Kehutanan Ditambah Jadi 70 Ribu
8 hours ago

UU Satu Data Indonesia Atur Ancaman Pidana Penyalahgunaan Data
in an hour

MK Nyatakan Pemohon Tak Punya Kedudukan Hukum, Gibran Tak Bisa Didiskualifikasi
in an hour

Lahan Bambu di Pamekasan Terbakar, Diduga Dipicu Aktivitas Bakar Sampah
a day ago

Emil Dardak Soroti Sistem Pelayanan Kesehatan di Pamekasan
a day ago

Gas LPG 50 Kg Meledak, Puluhan Ruko di Pakuwon City Surabaya Rusak
a day ago

20 Ribu Warga Pulau Mandangin Belum Punya SPBU, Pemkab Sampang Cari Investor
a day ago

Parkir AGN Signature Sampang Jadi Sorotan, Dishub-Satpol PP Saling Lempar Tanggung Jawab
a day ago





