Motif Pembacokan di Bangkalan Terungkap, Pelaku Sakit Hati Korban Selingkuhi Istrinya
Redaksi - Thursday, 22 January 2026 | 07:58 AM


salsabilafm.com - Pelaku pembacokan di sebuah rumah kos di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa (20/1/2026) siang akhirnya tertangkap. Dari penangkapan itu terungkap bahwa motif pembacokan akibat pelaku sakit hati karena istrinya berselingkuh dengan korban.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo mengatakan, korban dan pelaku tinggal di area kos yang sama. Bahkan, kamar keduanya saling berhadapan. Kejadian itu bermula saat istri korban, BI (31) menegur istri pelaku yakni M dan menanyakan informasi perselingkuhan itu.
M mengakui telah berselingkuh dengan korban yakni SL (35), warga asal Kabupaten Pamekasan. Di depan kamar korban itulah BI, M dan SL cekcok. Tak lama kemudian, suami M, yakni F (31), warga Kecamatan Modung, datang dan mendengar adanya cekcok tersebut.
"Semula pelaku mendatangi istrinya yang cekcok tersebut," ujar Wibowo, Rabu (21/1/2026).
Setelah mendatangi istrinya, pelaku mendengar adanya dugaan perselingkuhan yang terjadi antara korban dan istrinya.
Pelaku naik pitam dan langsung masuk ke kamar kosnya untuk mengambil celurit. "Pelaku mendengar bahwa istrinya diduga berselingkuh dengan korban, akhirnya terjadi penganiayaan tersebut," jelasnya.
Pelaku langsung menganiaya korban secara membabi buta. Korban berusaha menghindar dengan masuk ke dalam kamar kos hingga ke dalam kamar mandi. Istri korban berteriak minta tolong.
Namun, pelaku yang sudah gelap mata tak menghiraukan teriakan tersebut. Pelaku baru berhenti menganiaya korban setelah pria tersebut terkapar di kamar mandi. "Setelah kejadian itu pelaku melarikan diri," imbuhnya.
Polisi langsung datang ke lokasi tersebut bersama petugas puskesmas setempat untuk melakukan evakuasi. Korban dibawa ke puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan.
"Anggota juga langsung melakukan penelusuran dan menangkap pelaku di Kecamatan Modung dalam waktu 5 jam setelah kejadian," jelasnya.
Saat ini polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap adanya dugaan keterlibatan pelaku lain. Sejumlah saksi diperiksa termasuk anak dan istri korban yang saat kejadian menangis histeris melihat korban berlumuran darah.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Tanah Merah Dajah dikagetkan dengan adanya aksi pembacokan di sebuah rumah kos pada Selasa (20/1/2026). Korban dan pelaku merupakan penghuni kos di lokasi yang sama.
Aksi pembacokan itu mengakibatkan korban mengalami luka di lengan, dada dan paha. Korban ditemukan berlumuran darah di kamar mandi rumah kosnya dalam kondisi terkapar di lantai. (*)
Next News

2 Pemuda di Sumenep Dibekuk Polisi, Diduga Curi Motor
2 days ago

Polresta Sumenep Bekuk Warga Mojokerto, Kedapatan Simpan Sabu di Kamar
5 days ago

Nyaris Dimassa, Pencuri Rokok di Bangkalan Diselamatkan Emak-Emak
5 days ago

Bea Cukai Madura Amankan 21 Juta Batang Rokok Ilegal dalam 6 Bulan
5 days ago

Hendak Kabur, Tersangka Pelaku Penganiayaan di Sumenep dibekuk di Bus
6 days ago

Polisi Tangkap Pembobol Toko Pracangan di Pulau Giliyang Sumenep
7 days ago

Kepergok Warga, Aksi 2 Maling Ayam di Sumenep Gagal Total
7 days ago

Mahasiswi di Bangkalan Jatuh dari Motor saat Kejar Begal HP
8 days ago

Kepergok Pemilik, Maling Motor di Sampang Ditangkap Warga
7 days ago

Polisi Bantah Dugaan Adanya Transaksional dalam Kasus Rudapaksa Anak di Sampang
9 days ago





