Noe Letto Resmi Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
Redaksi - Sunday, 18 January 2026 | 09:05 AM


salsabilafm.com – Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang akrab disapa Noe, vokalis grup musik Letto, resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Pelantikan tersebut didasarkan pada kapabilitas serta rekam jejak keahlian yang dimilikinya.
Selain Noe, sebanyak 12 pakar dari berbagai disiplin ilmu turut dilantik berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025. Para tenaga ahli tersebut mengisi posisi Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada kedeputian bidang Geoekonomi, Geopolitik, dan Geostrategi.
Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan pelantikan Noe sebagai bagian dari upaya memperkuat kebijakan pertahanan nasional.
"Betul, beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional sesuai dengan tugas kelembagaan yang berlaku," ujar Rico kepada wartawan, Minggu (18/1/2026).
Rico menegaskan, pengangkatan Noe dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan pertimbangan profesional, bukan karena latar belakang keluarga maupun faktor non-institusional lainnya. Noe diketahui juga aktif dalam forum Maiyah yang dipelopori ayahnya, Emha Ainun Nadjib (Cak Nun).
"Pengangkatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta pertimbangan profesional, kompetensi, dan rekam jejak keahlian, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor non-institusional lainnya," jelas Rico.
Berdasarkan informasi dari laman Kementerian Pertahanan, pelantikan 12 tenaga ahli DPN tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Selain Noe Letto, salah satu nama lain yang turut dilantik adalah Frank Alexander Hutapea, anak sulung pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.(*)
Next News

Tepis Stigma Pesantren Ketinggalan Zaman, Nurul Huda: Kualitasnya Setara Sekolah Unggulan
6 hours ago

Puluhan Warga Sampang Laporkan Dugaan Investasi Bodong, Kerugian Ditaksir Rp23 Miliar
6 hours ago

Bapanas RI dan Satgas Pangan Polres Sampang Cek Stok Beras Bulog dan Minyak Kita
6 hours ago

Pemkab Sumenep Bolehkan Pedagang Berjualan Siang Hari Selama Ramadan
8 hours ago

H-1 Ramadan, Warga Pulau Mandangin Keluhkan Pemadaman Listrik Bergilir
8 hours ago

Disdik Sampang Lobi Pusat, Minta Dana BOS Bisa Dipakai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
8 hours ago

Terekam CCTV, Pria di Bangkalan Bobol Toko untuk Curi Rokok
8 hours ago

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
a day ago

Hilal Tak Terlihat di Sampang, Ketua PCNU: Tunggu Keputusan Sidang Isbat dan PBNU
a day ago

Gegara Main Petasan Kalengan, 2 Warga Sampang Alami Luka Bakar
a day ago





