Senin, 4 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan

Ach. Mukrim - Monday, 04 May 2026 | 03:32 AM

Background
Perpustakaan Sampang Minim Fasilitas Disabilitas, Koleksi Braille Mulai Disediakan
Tunanetra baca buku braille. (Mukrim/Salsa/)


salsabilafm.com - Fasilitas ramah disabilitas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sampang masih belum sepenuhnya memadai. Hingga kini, gedung perpustakaan yang memiliki empat lantai itu belum dilengkapi jalur pemandu (tactile paving) bagi penyandang tunanetra.


Kepala Bidang Perpustakaan Dispusip Sampang, Kurnia Sufartina mengatakan, pihaknya mulai berupaya meningkatkan layanan inklusif. Salah satunya melalui bantuan hibah buku Braille dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.




"Tahun ini kami menerima delapan judul dengan total 11 eksemplar buku Braille," katanya, Senin (4/5/2026).


Dia menyebut koleksi tersebut menjadi yang pertama kali tersedia di perpustakaan daerah. Namun, berbagai sarana pendukung masih perlu disiapkan, termasuk ruang khusus bagi penyandang disabilitas.


Menurutnya, penyediaan fasilitas seperti tactile paving menjadi kebutuhan penting agar pengunjung tunanetra dapat mengakses layanan perpustakaan dengan lebih mudah. Sayangnya, kebutuhan tersebut belum masuk dalam alokasi anggaran tahun ini.




"Kami akan mengusulkan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) agar bisa direalisasikan," ujarnya.


Selain itu, Dispusip Sampang berencana menggandeng Dinas Pendidikan setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan buku Braille, khususnya bagi siswa sekolah luar biasa (SLB).




"Kalau ada yang belum bisa membaca Braille, nanti akan kami bantu melalui bimbingan belajar," ucapnya.


Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sampang, Munawi meminta pemerintah daerah lebih serius dalam memenuhi hak penyandang disabilitas, termasuk akses terhadap layanan publik.


Dia berharap upaya penyediaan fasilitas tidak hanya sebatas wacana, tetapi dapat segera direalisasikan agar penyandang disabilitas mendapatkan layanan yang setara.




"Semoga pemkab serius memenuhi kebutuhan dasar bagi kami penyandang disabilitas," pungkas Munawi. (Mukrim)