Data Kekeringan Belum Lengkap, BPBD Sampang Belum Bisa Pastikan Jumlah Bantuan Air
Redaksi - Sunday, 03 May 2026 | 06:27 AM


salsabilafm.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi memicu kekeringan dan krisis air di sejumlah wilayah.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Timur terkait kebutuhan bantuan tandon air.
Namun hingga saat ini, BPBD Sampang masih menunggu data lengkap dari seluruh kecamatan mengenai titik-titik rawan kekeringan. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar pengajuan bantuan ke tingkat provinsi.
"Masih ada beberapa kecamatan yang belum menyetorkan data titik rawan kekeringan. Jadi kami menunggu semuanya terkumpul, nanti akan kami serahkan ke BPBD provinsi untuk pengajuan bantuan," ujar Fajar, Minggu (3/5/2026).
Dia juga menyampaikan, pihaknya belum dapat memastikan jumlah bantuan tandon air yang akan diterima. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini berlaku di berbagai tingkat pemerintahan, termasuk daerah hingga pusat.
"Sekarang masih dalam kondisi efisiensi anggaran, bukan hanya di kabupaten, tapi juga di provinsi bahkan hingga pusat. Jadi kami belum bisa memastikan jumlah bantuan yang akan turun," jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman sebelumnya, wilayah yang kerap mengalami krisis air berada di Kecamatan Kedungdung, Robatal, serta kawasan perbukitan. Meski demikian, Fajar menegaskan, kondisi setiap tahun bisa berubah sehingga diperlukan data terbaru.
"Kami tidak berani memastikan jumlah titik krisis karena setiap tahun ada perubahan. Semua masih menunggu hasil pendataan terbaru," katanya.
Dia menargetkan proses pengumpulan data dari seluruh kecamatan dapat rampung dalam minggu ini. Hal ini mengingat beberapa daerah mulai menunjukkan tanda-tanda kekurangan air, meskipun sebagian wilayah lainnya masih diguyur hujan.
"Target kami minggu ini data sudah lengkap, karena sudah ada daerah yang mulai kekurangan air, walaupun di beberapa titik masih turun hujan," pungkasnya. (Badri)
Next News

Kecelakaan Beruntun di Sampang, Truk Box dan Minibus Masuk Sawah
9 hours ago

BIAS di Sampang Diperpanjang hingga September, Cakupan Imunisasi Masih Rendah
9 hours ago

Air PDAM Sampang Asin dan Berbau Sejak 2023, Hampir 1.000 Pelanggan Terdampak
a day ago

Komisi III DPRD Sampang Minta Pokir PJU Rp15 Miliar Dikaji Ulang, Ini Alasannya
a day ago

Antisipasi Pungli, Dispendukcapil Sampang Imbau Warga Urus KTP Hilang Tanpa Calo
a day ago

Sanggar Tari di Sampang Belum Dapat Dana Hibah, Pemkab: Terkendala Fiskal
a day ago

Berawal dari Kreativitas Pemuda, TFC Siap Gelar Pagelaran ke-6 untuk Lestarikan Budaya Nusantara
a day ago

Maulid Nabi 2026 Ditetapkan Sebagai Libur Nasional, Cek Jadwal Lengkapnya
a day ago

82 Desa di Pamekasan Terdampak Kekeringan, Pemkab Dropping Air Bersih
a day ago

Ratusan Relawan Madura Akan Berangkat ke Jakarta Bela Program Prabowo
2 days ago




