4 Dapur MBG di Bangkalan Dihentikan Sementara, Kasus Keracunan dan IPAL Jadi Penyebab
Redaksi - Wednesday, 29 April 2026 | 07:01 AM


salsabilafm.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional empat dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, karena berbagai alasan.
"Selain karena tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (Ipal), juga karena ada kasus keracunan," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Bangkalan Bambang Mustika, Selasa (28/4/2026)
Bambang menjelaskan, dapur MBG yang izin operasionalnya dicabut itu tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Galis, Tanah Merah dan Kecamatan Blega.
"Untuk pencabutan izin operasional yang di Kecamatan Galis dan Tanah Merah terkait Ipal, sedangkan yang terkait kasus keracunan, berada di Kecamatan Blega," katanya.
Bambang menjelaskan, kasus keracunan di Kecamatan Blega itu terjadi pada 20 April 2026, menimpa dua siswa dan guru di SMP Negeri.
Peristiwa ini bermula ketika seorang guru yang bertugas mencicipi makanan untuk menilai kelayakan. Beberapa saat kemudian sang guru tersebut mengalami gejala seperti keringat dingin dan muntah-muntah.
Sementara itu, dua siswa yang mengonsumsi menu MBG pada pagi hari juga merasakan mual. Kondisi salah satu siswa, bahkan sempat memburuk, sehingga bersama gurunya langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.
"Satgas bersama BGN langsung turun ke lapangan, melakukan penyelidikan dengan melakukan uji laboratorium menu MBG yang dikonsumsi guru dan siswa tersebut," katanya.
Hasilnya, sambung dia, makanan tersebut memang mengandung zat berbahaya, sehingga BGN langsung mengeluarkan rekomendasi penghentian operasi.
"Jadi, dari empat MBG yang ditutup sementara itu, tiga dapur karena tidak memiliki Ipal, sedangkan satu dapur lagi, karena terjadi kasus keracunan," katanya.
Untuk diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bangkalan menyasar 328.017 orang, tersebar di 18 kecamatan. Jumlah dapur MBG beroperasi sebanyak 112 unit dari 129 unit dapur yang ada di wilayah itu. (*)
Next News

14 kasus HIV Ditemukan di Pamekasan Awal 2026, Didominasi Laki-laki Usia Produktif
8 hours ago

Warga Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, 10 Tahun Tak Diperbaiki Pemerintah
8 hours ago

Dilaporkan Tenggelam, Nelayan Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia
8 hours ago

Miris, Siswa SD di Bangkalan Belajar di Bawah Tenda Darurat
8 hours ago

Jemaah Haji Dibatasi Membawa Rokok, Kemenhaj Sampang: Maksimal 2 Slop
11 hours ago

Kemenhaj Sampang Tegaskan Larangan Penggunaan Visa Non-Haji Saat Musim Keberangkatan
11 hours ago

DLH Sampang Tegaskan Sampah Dapur MBG yang Boleh Masuk ke TPA Hanya Jenis Residu
11 hours ago

Sampah Plastik di Sampang Capai 4 Ton per Hari, Didominasi Limbah Sulit Didaur Ulang
a day ago

Pria di Camplong Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Bor di Rumah
a day ago

Gunakan Anjing Pelacak K9, Polisi Temukan Sapi Curian di Bangkalan
a day ago





