Pria di Bangkalan Diamuk Massa Gegara Diteriaki Begal, Begini Faktanya
Redaksi - Sunday, 14 June 2026 | 08:56 AM


salsabilafm.com - Nasib apes menimpa seorang pemuda berinisial MR di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Dia diamuk massa setelah diteriaki sebagai pelaku begal di Jalan Raya Besel, Kecamatan Burneh.
Akibat aksi main hakim sendiri tersebut, korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Aksi keji warga yang tersulut emosi ini sempat terekam kamera. Dalam kondisi tubuhnya yang berlumuran lumpur setelah jatuh ke selokan, MR hanya bisa pasrah saat warga secara beringas terus melayangkan pukulan dan tendangan ke arah tubuhnya.
Korban yang sudah tidak berdaya hanya bisa mengerang kesakitan di pinggir jalan sambil memohon ampun. Namun, warga yang sudah terlanjur memanas akibat teriakan kata "begal" mengabaikan rintihan korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, MR sama sekali bukan pelaku begal. Petaka ini murni dipicu oleh perkelahian antarkelompok pemuda.
"Kasusnya sedang ditangani Satreskrim Polres Bangkalan. Korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit," kata Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, Minggu (14/6/2026).
Peristiwa bermula saat dua kelompok pemuda, termasuk korban, sedang nongkrong bersama di sekitar area Stadion Gelora Bangkalan. Di lokasi tersebut, sempat terjadi salah paham dan ketegangan antar-kedua kubu, namun sempat dilerai oleh warga sekitar.
Petaka berlanjut saat dini hari ketika kedua kelompok pemuda tersebut secara kebetulan kembali berpapasan di Jalan Raya Besel. Bentrokan fisik pun tidak terhindarkan.
Kelompok korban terdesak karena jumlah lawan lebih banyak. Teman-teman MR berhasil melarikan diri, sementara MR terjebak di lokasi.
Saat MR dikeroyok oleh kelompok lawan, keributan tersebut memancing kedatangan warga sekitar. Untuk memprovokasi massa, salah satu pelaku meneriaki korban sebagai begal.
Warga yang tidak tahu duduk perkara aslinya langsung berdatangan dan ikut menghakimi korban secara brutal hingga tak berdaya.
Kasus salah sasaran dan aksi main hakim sendiri ini kini ditangani serius oleh Satreskrim Polres Bangkalan. Polisi tengah memburu kelompok pemuda yang memicu perkelahian sekaligus yang meneriaki korban sebagai begal.
"Kami masih mendalami terkait motif aslinya karena yang beredar di masyarakat memang ada isu begal tersebut," ujar Agung Intama.(*)
Next News

DBHCHT Menyusut, Program Pendukung Budidaya Tembakau di Sampang Tetap Jalan
a day ago

Pengusaha Kaya Surabaya Tewas Terseret Arus Laut saat Mancing di Bangkalan
a day ago

Truk vs Minibus Rombongan Anak TK di Bangkalan, 1 Tewas 3 Luka- Luka
a day ago

Bupati Sampang Lepas 1.058 Petugas SE 2026, Dorong Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah
a day ago

3 Bocah yang Tenggelam di Embung Sampang Ternyata Bersaudara
a day ago

Satgas MBG Bangkalan Wajibkan Menu Telur 3 Kali Seminggu
2 days ago

2 Desa di Sampang Dapat Bantuan Rp100 Juta dari Program Desa Berdaya 2026
2 days ago

Festival Kuliner Sampang, Bebek Songkem, Dhun Adhun, dan Nasi Kobel Jadi Primadona
2 days ago

Bahasa Madura Kian Ditinggalkan Gen-Z, Budayawan Sampang Dorong Keterlibatan Keluarga dan Lembaga Pendidikan
2 days ago

Jelang Laga Perdana Lawan Kroasia, Timnas Inggris Kemalingan
3 days ago




