Minggu, 2 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar

Ach. Mukrim - Sunday, 02 August 2026 | 06:39 AM

Background
 Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
Juru Bicara (Jubir) Banggar DPRD Kabupaten Sampang, Baihaki (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwaakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang menyatakan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 memproyeksikan terjadinya defisit anggaran sebesar Rp130,2 miliar.


Juru Bicara (Jubir) Banggar DPRD Kabupaten Sampang, Baihaki mengatakan, pendapatan daerah Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp1.951.159.223.325, sedangkan belanja daerah mencapai Rp2.081.359.223.325. Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menimbulkan defisit anggaran sebesar Rp130.200.000.000.


Dia menjelaskan, defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto yang berasal dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp140,2 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp10 miliar, sehingga menghasilkan pembiayaan netto sebesar Rp130,2 miliar.




"Hal itu sudah disetujui dalam rapat paripurna persetujuan bersama KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 yang digelar pada Kamis, 30 Juli 2026 kemarin," katanya, Minggu (2/8/2026). 


Menurut Baihaki, penyusunan KUA dan PPAS telah melalui pembahasan intensif antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pembahasan dilakukan dengan mempertimbangkan konsistensi terhadap dokumen perencanaan daerah, kemampuan keuangan daerah, proyeksi pendapatan, efektivitas belanja, prioritas pembangunan, serta aspirasi masyarakat.




Dalam pembahasan tersebut, Banggar dan TAPD juga menyepakati sejumlah penyesuaian terhadap target pendapatan, alokasi belanja, pembiayaan daerah, serta kebijakan fiskal. 


"Selain itu, disepakati pengalokasian dana cadangan untuk penyelenggaraan Pilkada dan anggaran Pilkades sesuai kemampuan keuangan daerah," ucapnya. 


Dia meminta Pemerintah Kabupaten Sampang menjaga konsistensi antara dokumen KUA-PPAS dengan Rancangan APBD 2027 yang akan disusun berikutnya. 




"Kami juga mendorong Pemda mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan tanpa menambah beban masyarakat," ujarnya. 


Di sisi belanja, Banggar DPRD Sampang menekankan agar anggaran diprioritaskan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mengurangi kemiskinan, menekan angka pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




"Kami menerima dan menyetujui Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 untuk dijadikan dasar penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Sampang Tahun Anggaran 2027," pungkasnya. (Mukrim)