Direktur PDAM Trunojoyo Sampang Akui Ada Oknum Petugas Jual Sambungan Air Ilegal
Syabilur Rosyad - Thursday, 30 July 2026 | 07:07 AM


salsabilafm.com – Kasus permasalahan distribusi air PDAM Trunojoyo Kabupaten Sampang di Desa Baruh terus bergulir. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, Direktur PDAM Trunojoyo, Amin Arif Tirtana, mengakui adanya oknum petugas yang diduga sengaja melakukan sambungan air ilegal untuk diperjualbelikan.
Kata Amin, terdapat dua petugas yang diduga menjadi penyebab tidak normalnya aliran air di wilayah Desa Baruh dan Astapah.
"Memang ada dua petugas kami. Satu merupakan mantan pegawai tetap yang setelah pensiun kembali bekerja sebagai tenaga honorer, sedangkan satu lainnya merupakan pegawai tetap," katanya usai rapat di Kantor DPRD Kabupaten Sampang, Kamis (30/7/2026).
Menurut Amin, dugaan pelanggaran tersebut telah diketahui pihak PDAM sejak Juni 2026. Saat itu, petugas menemukan sedikitnya delapan titik sambungan ilegal dengan jenis illegal connection dan tipe C.
"Ada sekitar delapan titik yang kami temukan sejak Juni lalu. Kami menduga dua petugas ini terlibat. Tenaga honorer tersebut diduga menjual air kepada para petani tembakau sehingga sudah kami berhentikan. Sementara pegawai tetap kami telah dimutasi dari wilayah Sogian ke Glisgis," ujarnya.
Meski demikian, Amin enggan mengungkap identitas kedua petugas tersebut. Dia menegaskan, keduanya telah dikenai sanksi sesuai keputusan direksi.
"Tidak usah disebut identitasnya. Yang penting sudah kami beri sanksi dengan tegas," ucapnya.
PDAM Trunojoyo juga akan terus melakukan pemantauan terhadap delapan sambungan ilegal yang telah ditutup guna memastikan tidak kembali dibuka. Selain itu, perusahaan akan melakukan rekayasa jaringan sebagai salah satu solusi untuk menormalkan distribusi air kepada masyarakat.
"Di samping itu, kami akan terus melakukan evaluasi internal dan menelaah berbagai langkah agar ke depan permasalahan seperti ini tidak kembali terjadi," pungkas Amin. (Syad)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
15 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
15 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
17 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
17 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
17 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
17 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
17 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




