Senin, 3 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar

Ach. Mukrim - Monday, 03 August 2026 | 04:11 AM

Background
PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
Bangunan SPPG (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Kabupaten Sampang terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, realisasi PAD telah mencapai Rp663,5 juta atau sekitar 82,94 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp800 juta.


Kepala Bidang Tata Bangunan dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR Sampang, Wahyu F. Hidayat, mengatakan, permohonan PBG masih terus berjalan sehingga pihaknya optimistis target PAD tahun ini dapat tercapai, bahkan berpotensi melampauinya.


"Insyaallah tahun ini bisa mencapai target 100 persen," katanya, Senin (3/8/2026). 




Menurut Wahyu, capaian PAD PBG pada semester pertama saja sudah melampaui 50 persen. Dengan tren permohonan yang terus meningkat, realisasi PAD diproyeksikan bisa menembus Rp1 miliar hingga akhir tahun.


Dia menjelaskan, tingginya serapan PAD tersebut banyak ditopang oleh kepatuhan pelaku usaha, sektor telekomunikasi, dan pengembang perumahan dalam mengurus Persetujuan Bangunan Gedung.




"Kesadaran mereka untuk mengurus PBG cukup tinggi sehingga mampu mendongkrak PAD," jelasnya.


Dia mengungkapkan, untuk mengoptimalkan penerimaan daerah, Dinas PUPR Sampang juga terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan mengirimkan surat kepada seluruh pemilik kegiatan pembangunan agar segera mengurus PBG sesuai ketentuan.


"Kami terus berupaya meningkatkan pendapatan dengan bersurat ke seluruh pemilik kegiatan pembangunan," ucap Wahyu.




Meski demikian, masih terdapat sejumlah sektor yang menjadi perhatian karena belum mengurus perizinan. Di antaranya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga saat ini belum ada satu pun dari kedua sektor tersebut yang mengajukan permohonan PBG.


"Mungkin masih menunggu persyaratan lain dan masih dalam proses pembuatan gambar. Yang jelas kami sudah menyurati mereka," imbuhnya.




Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Sampang Ratna Nur Handayani tidak merespons saat dikonfirmasi media ini baik melalui aplikasi Whatsapp maupun lewat telfon. (Mukrim)