Mahasiswa Ancam Laporkan Kepala BPS Sampang ke Pusat
Syabilur Rosyad - Wednesday, 10 June 2026 | 07:05 AM


salsabilafm.com – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sampang (GEMPAS) mengancam akan melaporkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sampang, Boby Eko Heru Mulyadi, ke BPS Provinsi Jawa Timur hingga BPS RI. Mereka menilai BPS Sampang tidak transparan dalam rekrutmen petugas Sensus Ekonomi 2026.
Koordinator GEMPAS, Ihsan, mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan audiensi dengan BPS Sampang pada Jumat (5/6/2026) untuk meminta klarifikasi terkait dugaan kejanggalan dalam proses seleksi petugas sensus. Namun, Kepala BPS Sampang tidak menemui mereka.
"Kami sangat kecewa. Padahal persoalan ini menyangkut kepentingan publik dan harus dijelaskan secara terbuka. Namun Kepala BPS tidak menemui kami sama sekali," katanya, Rabu (10/6/2026).
Dia menjelaskan, setelah tahapan wawancara selesai, hasil seleksi seharusnya diumumkan secara terbuka agar masyarakat dapat mengetahui proses dan hasil rekrutmen secara transparan.
"Seharusnya hasil seleksi diumumkan ke publik. Karena tidak ada keterbukaan informasi, kami menduga ada permainan atau kongkalikong dengan pihak tertentu," jelasnya.
Menurut Ihsan, minimnya informasi terkait hasil seleksi memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya peserta yang lolos tanpa melalui prosedur sebagaimana mestinya.
GEMPAS juga menyoroti besarnya anggaran yang digunakan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Berdasarkan data yang mereka himpun, program tersebut didukung anggaran sebesar Rp1.517.400.000 yang bersumber dari APBN Tahun 2026, termasuk untuk pelatihan petugas sensus.
"Persoalan ini akan kami kawal sampai tuntas. Dalam waktu dekat kami akan melaporkan Kepala BPS Sampang ke BPS Provinsi Jawa Timur hingga BPS RI," tegas Ihsan.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sampang, Boby Eko Heru Mulyadi, belum memberikan tanggapan terkait tudingan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi yang dilakukan masih belum mendapat jawaban. (Syad)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
14 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
14 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
14 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
14 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
14 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
14 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
14 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
14 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
14 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





