Kerap Terima Keluhan Masyarakat, Begini Penjelasan PLN ULP Sampang
Ach. Mukrim - Sunday, 26 July 2026 | 03:51 AM


salsabilafm.com - PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kabupaten Sampang kerap menjadi sasaran keluhan masyarakat terkait pelayanan kelistrikan. Persoalan yang disorot mulai dari tiang yang miring dan nyaris roboh hingga tegangan yang kerap turun di sejumlah wilayah.
Menanggapi hal itu, Manager PLN ULP Sampang, Makhfud Rasidi, mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelayanan kelistrikan. Dia menegaskan, seluruh masukan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Makhfud menjelaskan, ULP Sampang tidak memiliki kewenangan untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan maupun perbaikan jaringan listrik yang bersifat terkontrak, seperti perbaikan tiang listrik yang miring atau nyaris roboh.
Menurutnya, kewenangan pembangunan maupun perbaikan jaringan berada di bawah Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Madura. Sementara itu, ULP Sampang berperan melakukan pengawasan, menerima laporan masyarakat, serta mengusulkan kebutuhan perbaikan sesuai kondisi di lapangan.
"ULP hanya bertugas melayani pelanggan untuk melakukan pengawasan dan mengusulkan kebutuhan pembangunan berdasarkan laporan masyarakat," katanya, Minggu (26/7/2026).
Makhfud juga mengaku, pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai tegangan listrik yang rendah di beberapa Kecamatan. Pihaknya juga telah mengajukan usulan perbaikan kepada UP3 PLN Madura terkait hal tersebut.
Dia mengimbau masyarakat mendokumentasikan setiap kerusakan dengan menyertakan lokasi dan bukti pendukung, lalu melaporkannya kepada PLN agar dapat segera diverifikasi dan ditindaklanjuti.
"Kami memang masih memiliki banyak kekurangan. Perbaikannya dilakukan secara bertahap karena membutuhkan material dan anggaran. Di ULP, kami hanya bertugas melakukan pengawasan dan mengusulkan kebutuhan perbaikan," paparnya.
Makhfud menegaskan, sejumlah titik yang mengalami penurunan tegangan listrik telah diusulkan untuk diperbaiki pada tahun ini maupun awal tahun depan, bergantung pada ketersediaan anggaran dan material.
Dia juga membantah adanya pungutan dalam pembangunan jaringan listrik. Menurutnya, seluruh pembangunan jaringan PLN tidak dipungut biaya.
"Kami mengimbau masyarakat segera melapor melalui kantor PLN atau aplikasi PLN Mobile apabila menemukan gangguan maupun kondisi jaringan yang membahayakan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Sekolah Rakyat di Sampang Jangkau Siswa dengan Sistem Multi-Entry, Multi-Exit
15 hours ago

Akibat Tak Kuat Menanjak, Truk Mundur Ke Jurang di Galis Bangkalan, Satu Pengemudi Tewas
15 hours ago

Kurang Perhatikan Arus Lalin, Dua Motor Terlibat Kecelakaan di Larangan Pamekasan
15 hours ago

BPBD Sumenep Salurkan Air Bersih ke 11 Desa Kritis
2 days ago

Pemprov Jatim kirim air bersih guna atasi kekeringan di Kabupaten Bangkalan
2 days ago

Penjarahan Warung Seblak di Pamekasan, Berawal dari Investasi Bodong, Kerugian Ratusan Juta
2 days ago

Sudah 5 Tahun, Empat Ruang Kelas di SDN Pakaan Laok 1 Bangkalan Rusak
2 days ago

3 Remaja di Sampang Ditangkap, Diduga Cabuli Siswi SMP di Toilet Sekolah
2 days ago

Satgas Pangan Polres Sampang Cek Harga Beras, Stok dan Harga Masih Aman
2 days ago

Polisi Ungkap Identitas 3 Korban Tewas Penembakan KKB di Jayawijaya
a day ago




