Bisakah Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Jawa Timur? Ini Kata BMKG
Redaksi - Monday, 07 September 2026 | 04:31 AM


salsabilafm.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merespons peluang penyebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar sampai ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan kemungkinan abu Anak Krakatau menyebar sampai wilayah timur Pulau Jawa bergantung pada arah angin.
"Untuk kemungkinan abu vulkanik mencapai Jawa Tengah dan Jawa Timur, secara meteorologis hal tersebut bergantung pada perubahan arah angin di berbagai lapisan atmosfer," ujar Andri dikutip dari detik, Senin (7/9).
Hingga saat ini sebaran abu lebih banyak terpantau di wilayah Jawa bagian barat dan Sumatra bagian selatan. Namun, Andri mengatakan tidak menutup kemungkinan penyebaran abu vulkanik bisa meluas.
"Namun, apabila terjadi perubahan pola angin yang mendukung, sebaran abu dapat bergerak ke wilayah yang lebih jauh," kata Andri.
Andri belum bisa memastikan sampai kapan sebaran abu vulkanik berlangsung di Jakarta. Hal ini lantaran kondisi tersebut sangat bergantung pada aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Untuk sebaran abu vulkanik di Jakarta, sampai kapan berlangsungnya belum dapat dipastikan karena sangat bergantung pada aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau serta arah dan kecepatan angin," ucap Andri.
Lebih lanju, Andri menjelaskan berdasarkan kondisi atmosfer pada 6 September 2026 pukul 16.00 WIB, angin di sekitar Gunung Anak Krakatau bervariasi menurut ketinggian, yaitu dengan arah dari tenggara-selatan di lapisan bawah, barat laut-utara di lapisan menengah, dan utara-timur laut di lapisan atas, dengan kecepatan 2-30 knot.
Kondisi angin tersebut menyebabkan abu vulkanik dapat bergerak dan menyebar ke Jawa bagian barat maupun Sumatra bagian selatan.
"Masyarakat di wilayah yang terdampak atau berpotensi terdampak sebaiknya tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama selama masih terdapat paparan abu vulkanik," kata Andri. (*)
Next News

Kecelakaan Tunggal di Jalan Imam Bonjol Sampang, Pengendara Vario Meninggal Dunia
20 hours ago

Catut Nama untuk Minta Uang ke Sekolah, PWI Sampang Akan Laporkan Oknum Pers
20 hours ago

2 SPBU di Sampang Disanksi Pertamina, Diduga Jual BBM Tak Sesuai Ketentuan
20 hours ago

Peduli Keamanan dan Keselamatan, HCML Gelar Simulasi Krisis di GMS Pasuruan
20 hours ago

Dilanda Kekeringan, Pemkab Sampang Gelar Salat Istisqa di Alun-alun Trunojoyo
16 hours ago

Dugaan Penipuan Berkedok Imam Mahdi di Bangkalan Dilaporkan ke Polisi
2 days ago

Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Sampang, Tegaskan Zero Tolerance Judi
2 days ago

Pimpin Apel Hari Santri 2026, Ketua PCNU Sampang Tekankan Pentingnya Persatuan
2 days ago

Peringati Hari Santri, PCNU Sampang Salurkan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan
2 days ago

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disoal, Warga Klaim Lahan Dipakai Tanpa Izin
3 days ago
