Kamis, 22 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Peringati Hari Santri, PCNU Sampang Salurkan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Redaksi - Thursday, 22 October 2026 | 03:23 AM

Background
Peringati Hari Santri, PCNU Sampang Salurkan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan
Foto bersama pengurus PCNU Sampang, dalam rangka penyaluran air bersih. (Badri/Salsa/)

salsabilafm.com - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sampang menggelar aksi bertajuk "Santri Berdaya, Indonesia Jaya" dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan, Kamis (22/10/2026). 


Aksi tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, di kantor PCNU kabupaten Sampang. Selain distribusi air bersih, kegiatan tersebut juga meliputi apel Hari Santri, Lauching Podcast PCNU Sampang, serta resepsi Hari santri yaitu 

Tasyakuran Nasi Tumpeng.




Ketua Tanfidziah PCNU kabupaten Sampang, KH Moh Itqan Busiri, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.


"Ini adalah bentuk ikhtiar kami, pengurus cabang Nahdlatul Ulama bersama seluruh warga Nahdliyin, untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang sampai hari ini masih kesulitan air bersih," ujarnya.


Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima, terdapat sejumlah wilayah terdampak kekeringan parah, di antaranya berada di sebagian Kecamatan Karangpenang dan Banyuates. Kondisi tersebut dinilai cukup ekstrem karena berdampak terhadap kebutuhan air bersih rumah tangga.




Kiai Itqon menjelaskan, bantuan air bersih menyasar kalangan masyarakat yang belum terjangkau distribusi air bersih dari pemerintah, termasuk sejumlah madrasah-madrasah dan masjid.


"Kami tidak mampu memberikan sebanyak-banyaknya, tetapi minimal kita melakukan ikhtiar. Kami tetap berusaha semampu kami untuk melakukan distribusi air bersih ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan, khususnya di Kabupaten Sampang," jelasnya.




Kiai Itqon berharap, distribusi air yang dilakukan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan kritis, sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam menghadapi dampak kekeringan panjang.


"Kami berharap mudah-mudahan Allah memberikan keputusan terbaik. Setelah ini, mudah-mudahan kita dimudahkan untuk mendapatkan air bersih melalui sumber air ataupun hujan," pungkasnya. (Badri)