Kamis, 22 Oktober 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Gudang di Bangkalan Terbakar Pasien Puskesmas Berhamburan Keluar

Redaksi - Wednesday, 21 October 2026 | 05:38 AM

Background
Gudang di Bangkalan Terbakar  Pasien Puskesmas Berhamburan Keluar
Pasien berhamburan keluar puskesmas. (Istimewa/)

salsabilafm.com  - Sebuah gudang yang berada di Desa Karang Leman, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, terbakar pada Selasa (20/10/2026) sore. Api diduga muncul akibat adanya korsleting listrik di lokasi tersebut. 


Gudang tersebut semula merupakan bangunan bekas Polsek Tragah yang sudah tidak ditempati. Bangunan kosong itu diduga digunakan sebagai gudang oleh Puskesmas Tragah yang tepat berada di sampingnya.


Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangkalan, Ortis Iskandar, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran itu sekitar pukul 16.30 WIB. Tim langsung turun ke lokasi dan melihat api dari gudang sudah membesar. 




"Setibanya di sana kami langsung melakukan pemadaman," ujar Ortis, Rabu (21/10/2026).


Besarnya api juga membuat asap hitam mengepul dan asap masuk ke bangunan puskesmas yang ada di sebelahnya. Hal itu membuat pernapasan pasien terganggu. 




Dalam sebuah video, terlihat sejumlah pasien berhamburan keluar puskesmas membawa infus yang masih menempel di tangan. Meski gedung puskesmas tidak terbakar, namun kondisi kebakaran di bangunan samping itu membuat pasien panik.


"Kebakaran hanya di gudang saja yang bangunannya terpisah dari puskesmas," kata Ortis. 


Ortis menduga, bangunan bekas kantor Polsek Tragah itu saat ini digunakan oleh puskesmas. Sebab, di dalam gudang ditemukan barang-barang medis.




"Gudangnya dipakai puskesmas, karena di dalam ada barang-barang bekas medis," ungkapnya


Tak hanya barang medis, di dalam gudang juga ditemukan sebuah motor dan terdapat banyak alumunium foil. "Kami juga menemukan bahan kimia mudah terbakar di dalam gudang tersebut," kata dia. 




Barang-barang itulah yang diduga terkena percikan api dari korsleting listrik. Sehingga, api dengan mudah membesar dan membakar gudang tersebut. 


"Dugaan sementara karena korsleting listrik," pungkasnya. (*)