1 Juta Liter Air Bersih: Gerakan Nyata FSS Atasi Bencana Kekeringan
Syabilur Rosyad - Monday, 19 October 2026 | 07:32 AM
salsabilafm.com - Program 1 Juta Liter Air Bersih yang digagas Forum Sampang Sehat (FSS) telah menyalurkan lebih dari 1,2 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang. Penyaluran tersebut akan terus berlanjut untuk membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Ketua Forum Sampang Sehat, Siti Farida, mengatakan, program tersebut menyasar tujuh kecamatan di Kabupaten Sampang. Pelaksanaannya mengacu pada data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mencatat wilayah terdampak kekeringan tersebar di 12 kecamatan.
Menurut Siti Farida, FSS menerapkan sistem layanan melalui hotline agar masyarakat terdampak kekeringan dapat melaporkan kebutuhan air bersih di wilayahnya.
"Program ini kami jalankan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Saat ini, air bersih yang sudah tersalurkan lebih dari 1,2 juta liter dan jumlahnya akan terus bertambah," katanya saat sesi Salsa Talkshow, Minggu (18/10/2026).
Dalam setiap penyaluran, FSS mendistribusikan sekitar 3.000 hingga 6.000 liter air bersih, menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.
Farida mengungkapkan, antusiasme warga menjadi salah satu motivasi terbesar bagi tim FSS untuk terus menjalankan program tersebut. Sambutan masyarakat saat penyaluran memberikan semangat tersendiri bagi para relawan.
"Yang menjadi penyemangat kami adalah melihat langsung antusiasme warga. Mereka mengantre sambil tersenyum dan berbondong-bondong mengucapkan terima kasih. Hal sederhana seperti itu sangat berarti bagi kami untuk terus bergerak membantu masyarakat," ungkapnya.
Program tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya BUMD PT Sampang Geliat Mandiri (GSM), RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, RS Qona'ah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), PDAM Trunojoyo Sampang serta berbagai pihak lainnya.
Dukungan berbagai pihak tersebut turut membantu pelaksanaan distribusi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Meski demikian, Farida mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan program, terutama keterbatasan armada pengangkut air dan ketersediaan BBM jenis solar yang mulai agak sulit diperoleh. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam menjaga kelancaran distribusi ke berbagai wilayah.
"Kendala kami saat ini adalah armada yang masih terbatas, ditambah ketersediaan solar yang mulai agak sulit. Namun, kami akan terus berupaya agar penyaluran air bersih tetap berjalan dan bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.
Dia menyadari bahwa penyaluran air bersih merupakan solusi jangka pendek dalam menghadapi persoalan kekeringan. Meski begitu, FSS berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sampang.
"Walaupun ini merupakan solusi jangka pendek, kami berharap program yang kami lakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Sampang, khususnya warga yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih," pungkasnya. (Syad)
Next News

Proyek Jalan Madupat–Omben Rp3,9 Miliar Disoal, Warga Klaim Lahan Dipakai Tanpa Izin
14 hours ago

2 Kali Ditegur Tak Digubris, Satpol PP Sampang Ancam Bongkar Parkir AGN Signature
14 hours ago

Gudang di Bangkalan Terbakar Pasien Puskesmas Berhamburan Keluar
19 hours ago

Kemenag Sumenep Tangani Dugaan Perundungan di Madrasah
19 hours ago

Serukan Salat Istisqa Tiap Kecamatan, Wabup Sampang: Ikhtiar Batin Agar Turun Hujan
19 hours ago

18 Bilik di Camplong Sampang Dibongkar Polisi, Diduga Jadi Tempat Konsumsi Narkoba
19 hours ago

Kecelakaan di Jrengik Sampang, Pikap Tabrak Rumah Saat Penghuni Tidur
19 hours ago

2 Kades Aktif di Sumenep Diamankan Polisi, Diduga Terkait Kasus Sabu
4 days ago

6 Tempat Karaoke di Pamekasan Ditutup Permanen
4 days ago

Innalillahi, KH Syukron Makmun Pengasuh Ponpes Daarul Rahman Tutup Usia
4 days ago

