Pasar Hewan di Pamekasan Ramai Jelang Idul Adha, Harga Sapi Tembus Rp35 Juta
Redaksi - Sunday, 03 May 2026 | 06:25 AM


salsabilafm.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli sapi di Pamekasan mulai meningkat. Sejumlah pasar hewan dipadati pedagang dan pembeli yang mulai berburu hewan kurban lebih awal.
Salah satu titik yang terlihat ramai yakni Pasar Keppo. Transaksi di pasar tersebut meningkat dibandingkan pekan sebelumnya, seiring bertambahnya permintaan dari masyarakat.
Para pedagang menyebut, pembeli tidak hanya datang untuk melihat-lihat, tetapi juga sudah mulai melakukan pemesanan sapi kurban.
"Sekarang sudah mulai ramai. Banyak pembeli datang untuk survei, bahkan ada yang langsung pesan," ujar salah satu pedagang sapi di pasar tersebut.
Meningkatnya permintaan berdampak pada harga sapi yang mulai merangkak naik. Untuk sapi ukuran sedang, harga berkisar Rp 22 juta hingga Rp 28 juta per ekor. Sedangkan sapi berukuran besar, terutama jenis unggulan seperti simmental dan limosin, bisa mencapai Rp 30 juta hingga Rp35 juta.
Peternak menyebut, kenaikan harga ini merupakan tren tahunan menjelang Idul Adha. Selain faktor permintaan, biaya pakan dan distribusi juga turut memengaruhi harga di tingkat peternak.
Di sisi lain, kondisi kesehatan ternak dilaporkan relatif stabil. Pasokan sapi dinilai lebih aman setelah sebelumnya sempat terdampak wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga melakukan pemantauan untuk memastikan ketersediaan stok dan kesehatan hewan kurban tetap terjaga.
"Stok sapi di Pamekasan aman. Pantauan kami selama ini mulai ramai warga berburu sapi ada yang dikirim ke luar pulau Madura," terang Kadisperindag Pamekasan Muharram, Sabtu (2/5/2026).
Ramainya aktivitas di pasar sapi juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi. Petugas kepolisian pun turun tangan untuk mengatur kendaraan agar tidak terjadi kemacetan.
"Ya ini menjelang Lebaran banyak yang jual dan kulakan sapi ke Pasar Keppo, sampai kendaraan pengangkut kadang memakan bahu jalan tapi kita atur agar arus lalin tetap lancar, karena di sini termasuk sentranya pasar sapi," ujar Kapolsek Galis Iptu Mohammad Kadarisman.
Para pedagang memperkirakan puncak keramaian pasar sapi akan terjadi dalam dua hingga tiga minggu menjelang Idul Adha, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan lembaga keagamaan. (*)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
21 hours ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
21 hours ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
21 hours ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
21 hours ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
14 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
14 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
14 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





