Minggu, 3 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kendaraan Selip Berjemaah di Jalur Nasional Arosbaya Bangkalan, Diduga Akibat Tumpahan Solar

Redaksi - Sunday, 03 May 2026 | 06:15 AM

Background
Kendaraan Selip Berjemaah di Jalur Nasional Arosbaya Bangkalan, Diduga Akibat Tumpahan Solar
Pengendara berjatuhan ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Dalam waktu hampir bersamaan, kecelakaan tunggal menimpa sejumlah kendaraan roda dua dan empat saat melintasi jalur nasional Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (2/5/2026) menjelang dini hari. Sejumlah kendaraan, khususnya dari arah utara menuju Kota Bangkalan, selip setelah jalanan jadi licin.


Warga Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Hobir mengungkapkan, peristiwa kecelakaan tunggal berjemaah mulai terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, dan masih terjadi hingga Minggu (3/5/2026) pagi hari.


"Informasi dari warga, jalan licin karena tumpahan solar bercampur oli. Di satu jalur saja menuju Kota Bangkalan, mulai dari Jalan Raya Dinajuh, Sabiyan, Gebbang, Pocogan sampai ke Bancaran," ungkap Hobir, Minggu pagi (3/5/2026). 




Jalan nasional Arosbaya merupakan jalur poros Pantai Utara Kabupaten Bangkalan yang terhubung dengan Kecamatan Klampis, Sepulu, dan Kecamatan Tanjung Bumi, yang berbatasan dengan Kabupaten Sampang. 


"Selain sejumlah pengendara sepeda motor, ada juga kendaraan roda empat seperti minibus Elf yang tergelincir. Dini hari tadi ada truk damkar bersama pihak kepolisian membersihkan tumpahan solar," pungkasnya. 




Kepala Bidang Damkar Satpol PP Bangkalan, Moch Arif Mahmud menyatakan, pembersihan dengan menyemprotkan air di sepanjang jalan nasional Kecamatan Arosbaya dilakukan berkaitan dengan tumpahan solar.


"Pagi ini masih berlanjut pembersihan, air yang kami semprotkan awalnya tidak efektif sehingga dicampur deterjen karena ternyata solar itu ada kandugan oli," singkat Mahmud melalui sambungan selulernya. 


Kapolsek Arosbaya, AKP Sys Eko Purnomo mengungkapkan, saat ini permasalahan jalan licin hingga menyebabkan terjaidnya selip beberapa kendaraan telah ditangani Unit Penegakan Hukum Satlantas, Satuan Samapta, dan Satuan Reskrim Polres Bangkalan. 




"Kami sebatas melakukan pengamanan jalur dengan membentangkan papan imbauan, menabur tanah untuk mengurangi resiko. Saat ini proses normalisasi kondisi jalan masih berlangsung oleh pihak damkar," ungkap Sys Eko. (*)