Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim Awal Mei 2026
Redaksi - Sunday, 03 May 2026 | 07:29 AM


salsabilafm.com - Banjir rob berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir Jawa Timur pada 1-7 Mei 2026. BMKG Maritim Tanjung Perak menyebut, banjir rob terjadi karena pasang maksimum air laut.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Sutarno menjelaskan, banjir rob ini dipicu fenomena full moon atau bulan purnama yang bisa memicu kenaikan muka air laut.
"Pasang air laut maksimum yang terjadi saat ini merupakan siklus bulanan posisi bulan dimana saat ini fase tengah bulan atau purnama," ujar Sutarno, Sabtu (2/5/2026).
Pasang air laut diprediksi bisa mencapai 120-140 cm akibat fenomena full moon yang terjadi.
Adapun sejumlah wilayah pesisir yang diperkirakan terdampak antara lain kawasan Surabaya Pelabuhan, termasuk Surabaya utara dan Benowo. Kemudian, Surabaya barat termasuk Gresik, Lamongan, dan Tuban. Begitupun dengan wilayah Banyuwangi.
BMKG memprakirakan banjir rob di wilayah-wilayah tersebut terjadi pada siang hari, yakni sekitar pukul 09.00 WIB sampai 12.00 WIB.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada sebab genangan rob berpotensi mengganggu berbagai aktivitas di wilayah pesisir.
"Genangan air rob dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan," pungkas Sutarno. (*)
Next News

Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Tidak Buka Pendaftaran, Yang Ada Adalah Jangkauan
7 hours ago

Data Penerima Amburadul, Mensos RI Akui Penyaluran Bansos Banyak Tidak Tepat Sasaran
7 hours ago

Lindungi Sapi Madura, Disperta KP Sampang Perketat Pengawasan Ternak Jelang Iduladha
7 hours ago

Masa Berlaku Uji Kir Kadaluarsa, Puluhan Kendaraan di Sampang Terjaring Operasi Gabungan
8 hours ago

Meriah, 60 Kuda Tampil di Festival Jeren Serek 2026 Sumenep
11 hours ago

Sakit, 2 CJH Pamekasan Tunda Berangkat Haji
11 hours ago

Singapura Apresiasi Upaya RI Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono
11 hours ago

Ratusan Motor di Pamekasan Diamankan, Polisi Minta Pemilik Ambil Kendaraan Sesuai Prosedur
11 hours ago

2 Pendaki WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal Dunia
11 hours ago

15 Tahun Mengajar, Kini Nasib Guru Honorer Ini Terancam Dihapus
11 hours ago





