Kamis, 30 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Pelayanan Buruk, DPRD Sampang Desak PDAM Evaluasi Total

Syabilur Rosyad - Thursday, 30 July 2026 | 07:10 AM

Background
Pelayanan Buruk, DPRD Sampang Desak PDAM Evaluasi Total
Koordinator Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, Iwan Effendi saat diwawacara, Kamis (30/7/2026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Komisi II DPRD Kabupaten Sampang mendesak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo melakukan evaluasi total terhadap petugas di lapangan. Ini menyusul berbagai persoalan pelayanan air bersih yang terus dikeluhkan masyarakat. 


Koordinator Komisi II DPRD Sampang, Iwan Effendi, mengatakan persoalan yang terjadi di Desa Baruh dan Desa Astapah bukan merupakan kasus baru. Menurutnya, masalah tersebut merupakan persoalan klasik yang terus berulang tanpa penyelesaian yang tuntas.


"Persoalan di Desa Baruh dan Astapah ini bukan hal baru. Ini masalah klasik yang terus terjadi. Karena itu kami meminta manajemen PDAM melakukan evaluasi total terhadap petugas di bawah agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar diperbaiki," katanya kepada salsabilafm, usai rapat dengar pendapat bersama jajaran direksi PDAM Trunojoyo di DPRD Sampang, Kamis (30/7/2026). 




Dia menjelaskan, Komisi II juga menemukan adanya ketidaksesuaian antara pencatatan water meter dengan kondisi saluran air yang masuk ke rumah pelanggan. Akibatnya, sejumlah warga tetap menerima tagihan meski air tidak mengalir ke rumah mereka.


"Kalau persoalan seperti ini terus berulang, berarti ada yang harus dievaluasi dari sistem kerja maupun petugas di lapangan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang dirugikan," tegasnya.




Menurut Iwan, persoalan tersebut telah berlangsung sekitar tiga tahun. Namun, upaya penanganan baru mulai dilakukan sejak Juni 2026 dan hingga kini belum memberikan solusi yang efektif bagi masyarakat.


Selain persoalan pelayanan, PDAM Trunojoyo juga mengakui perusahaan mengalami kerugian sehingga pada tahun lalu tidak dapat menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemerintah Kabupaten Sampang. Bagi Komisi II DPRD, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena di tengah kinerja keuangan yang memburuk, pelayanan kepada masyarakat juga masih menuai banyak keluhan.


"Jangan hanya memperbaiki kasus yang sedang ramai. Kami meminta PDAM melakukan pembenahan secara menyeluruh agar persoalan serupa tidak terjadi lagi di desa-desa lain," ujarnya.




Iwan menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi tindak lanjut hasil rapat tersebut. Dia juga mengimbau masyarakat yang mengalami persoalan serupa agar segera melapor kepada Komisi II DPRD Sampang sehingga dapat segera ditindaklanjuti.


"Komisi II DPRD membuka ruang bagi masyarakat yang mengalami pelayanan buruk dari PDAM. Silakan laporkan kepada kami, nanti akan kami tindak lanjuti bersama pihak terkait agar ada penyelesaian yang jelas," pungkasnya. (Syad)