ASN Sumenep Dilarang Live di Medsos saat Jam Kerja
Redaksi - Saturday, 01 August 2026 | 09:53 AM


salsabilafm.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep dilarang keras melakukan live di semua platform media sosial saat jam kerja.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan mengatakan, larangan tersebut berdasarkan PP nomor 94 tahun 2021 tentang disiplin ASN, Undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, dan SE Menteri PANRB.
"Melakukan live di medsos saat jam kerja bisa dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin dan pelanggaran etika profesi," katanya, Sabtu (1/8/2026).
Larangan tersebut, kata dia, bukan berarti tidak memperbolehkan ASN menggunakan medsos. Tetapi diminta untuk bijak dalam bermedsos.
"Kalau di jam kerja, memang dilarang untuk live di medsos, kecuali untuk akun resmi pemerintah. Pada saat jam kerja, ASN harus fokus pada tugas dan peningkatan pelayanan pada masyarakat." tegasnya.
Benny menjelaskan, larangan itu telah disosialisasikan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing. Sedangkan untuk pengawasannya melekat pada atasannya langsung.
"Selain itu, akan ada pemantauan digital yang dilakukan oleh unit pengawas pada inspektorat. Bahkan masyarakat juga boleh ikut mengawasi. Laporkan pada kami apabila ada ASN yang melanggar aturan," ujarnya.
Dia menambahkan, apabila terbukti ada yang melanggar aturan tersebut, maka akan dijatuhi sanksi secara bertahap oleh tim penegak disiplin instansi.
"Dapat berupa sanksi disiplin ringan, sanksi disiplin sedang, atau sanksi disiplin berat, bergantung pada dampak dan frekuensi pelanggarannya," pungkasnya. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
12 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
12 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
14 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
14 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
14 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
15 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
15 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





