7 Kecamatan di Sampang Masuk Kategori Rawan Bencana Saat Pancaroba
Ach. Mukrim - Sunday, 03 May 2026 | 06:19 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi potensi bencana alam dengan memetakan wilayah yang dianggap rawan, khususnya di masa peralihan musim.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Muhammad Hozin, mengungkapkan, perubahan cuaca dari musim hujan ke kemarau kerap memicu terjadinya bencana, seperti hujan lebat yang disertai angin kencang.
"Jenis bencana yang sering terjadi pada perubahan musim seperti sekarang ini biasanya berupa hujan deras yang disertai angin kencang," ungkapnya, Minggu (3/5/2026).
Dia menjelaskan, upaya mitigasi dilakukan melalui pendataan wilayah rawan serta sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah berisiko. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi dampak jika bencana benar-benar terjadi.
Dari hasil pemetaan, sebanyak 7 dari 14 kecamatan di Sampang masuk kategori rawan. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Tambelangan, Robatal, Kedungdung, Karangpenang, Sokobanah, Ketapang, dan Jrengik.
Daerah-daerah tersebut memiliki potensi terdampak angin kencang atau puting beliung, terutama saat pancaroba. Selain itu, beberapa wilayah juga rawan longsor karena kondisi geografis yang bervariasi, mulai dari pesisir hingga perbukitan.
"Kecamatan-kecamatan ini umumnya rawan terhadap angin kencang dan juga longsor karena kondisi geografisnya," jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masa pancaroba di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sampang, diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Mei 2026. Dia juga mengaku telah melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat di wilayah rawan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
"Kami harap masyarakat lebih siaga, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Jika terjadi angin kencang, segera cari tempat aman," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Puluhan Siswa SD Ambruk di Bangkalan Numpang Belajar di Gedung Madrasah Diniyah
in 2 hours

Baru Menang Kejurnas, Kuda Pacu Asal Sulsel Hangus di Kapal Mutiara Sentosa 2
in 2 hours

62 Korban Kapal Terbakar Dibawa ke Surabaya, 28 Orang Belum Ditemukan
in 2 hours

Omzet Penjual Bendera di Sampang Turun, Warga Lebih Memilih Beli Online
a day ago

Target Selesai Juni, Proyek Gedung Poltera Senilai Rp59 Miliar Baru Capai 85 Persen
a day ago

Peserta Lomba Gerak Jalan di Sampang Dibatasi untuk Pelajar, Kategori Umum Ditiadakan
a day ago

Koalisi Jurnalis dan Masyarakat Sipil Surabaya Kecam Pelabelan 'Londo Ireng' oleh Presiden Prabowo Subianto
a day ago

SPPG dan KDKMP di Sampang Belum Urus PBG, Dinas PUPR: Kami Sudah Surati Mereka
a day ago

PAD PBG Sampang Capai 83 Persen, Dinas PUPR Optimis Tembus Rp1 Miliar
a day ago

BPBD Sampang Selidiki Suara Gemuruh Air Misterius di Area Persawahan Warga
a day ago





